Sekwan Bantah Wako Rahma Bongkar Berkas di DPRD, ini Kata Weni

Avatar photo
Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni. Foto: istimewa

Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, bongkar berkas di salah satu ruangan gedung DPRD setempat belum lama ini.

Video ketika Rahma membongkar berkas di salah satu ruangan DPRD Tanjungpinang yang  berdurasi 1 menit 37 detik itu pun beredar luas di masyarakat. Peristiwa bongkar-bongkar berkas di gedung wakil rakyat itu terjadi pada libur Hari Raya Nyepi, 03 Maret lalu.

Terkait hal ini, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang  Yuniarni Pustoko Weni angkat bicara. Weni mengatakan apa yang dilakukan Wali Kota Tanjungpinang merupakan perbuatan yang tak terpuji, karena tidak ada kewenangan kepala daerah membongkar berkas di kantor DPRD.

“Sejumlah anggota DPRD Tanjungpinang sudah tahu tentang aksi Wali Kota dan Sekwan membongkar berkas di ruangan pimpinan DPRD. Bagi saya biarlah itu menjadi penilaian kita masing-masing. Karena, DPRD itu adalah lembaga yang sejajar dengan pemerintah. Kalau bicara kepatutan dan etika tentu sangat tidak patut dan tidak beretika jika seorang walikota membongkar-bongkar berkas di DPRD,” tegas Weni dalam rilis yang diterima Bataminfo.co.id, Sabtu (26/3/2022) malam.

Politisi PDI Perjuangan ini pun tidak mengetahui tujuan Rahma membongkar berkas di ruang pimpinan DPRD. Aksi Rahma tersebut seakan tidak ada kerjaan lain.

“Masih banyak hal penting yang harus dipikirkan oleh Rahma seperti soal minyak goreng dan bagaimana nasib tunjangan pegawai yang sampai saat ini belum dibayarkan. Banyak sebenarnya yang harus dipikirkan walikota daripada memeriksa berkas di DPRD,” ungkap Weni.

Weni juga menjelaskan alasannya menjawab pertanyaan dari sejumlah wartawan karena dirinya tidak menyangka Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Efendi membantah soal Wali Kota Rahma membongkar dan mengecek sejumlah berkas.

“Apalagi membongkar berkasnya pada waktu hari libur (Nyepi,red). Saat itu Rahma didampingi oleh Sekwan. Makanya beberapa media bertanya sama saya. Saya ketawa saja. Apalagi Sekwan membantahnya. Rekan-rekan media bertanya, saya suruh tanya ke Sekwan. Maksudnya apakah Sekwan berani berkata jujur,” kata Weni.

Weni pun mengaku tersenyum karena Sekwan DPRD Kota, Efendi, tidak memberitahu kepada pimpinan DPRD bahwa ada seseorang mengecek salah satu ruangan untuk mencari berkas.

“Pimpinan DPRD kan ada 3 orang. Salah satu pimpinan DPRD tidak ada dikasih tahu. Tidak ada kewenangan kepala daerah membongkar berkas di kantor DPRD,” tegas Weni lagi.

Ia pun menyerahkan perihal ini ke setiap Fraksi di DPRD Tanjungpinang.

“Masih banyak kerja-kerja atau agenda penting yang harus di selesaikan DPRD dari pada membahas soal walikota yang membongkar berkas di DPRD. Pada saat membongkar berkas, Rahma juga didampingi Sekwan dan Kabag serta staf di DPRD. Semoga ini menjadi penilaian bagi kita semua,” demikian kata Weni.

Dilansir dari Antara, Sekwan DPRD Kota Tanjungpinang, Kepri, Efendi membantah pemberitaan yang menyebutkan Wali Kota Rahma membongkar berkas yang ada di kantor tersebut.

“Tidak benar wali kota membongkar arsip atau berkas di Kantor Sekretariat DPRD. Tidak seperti yang diberitakan,” kata Efendi di Tanjungpinang, Kamis (24/3) lalu.

Efendi juga menceritakan kejadian sebenarnya, dimana saat itu Sekwan bersama Kabag dan staf DPRD sedang merapikan berkas dengan memanfaatkan waktu libur kantor di awal Maret 2022.

Saat sedang merapikan berkas, katanya, tiba-tiba wali kota menelepon untuk membahas terkait pekerjaan.

“Dikarenakan saya sedang di kantor dan ibu wali kota berada di lokasi yang berdekatan, maka diputuskan untuk mengadakan pertemuan di kantor Sekretariat DPRD saja,” jelas Efendi.

Lanjut dia setelah urusan pekerjaan itu selesai, wali kota yang melihat staf DPRD sedang lembur, secara spontan ikut membantu membereskan tumpukan berkas tersebut.

“Jadi tidak seperti yang diberitakan, wali kota membongkar berkas atau sampai mengobrak abrik seperti yang ada di judul berita,” ujarnya.

Efendi sangat menyayangkan beredarnya pemberitaan disertai dokumentasi Wali Kota Rahma tengah membereskan berkas bersama staf DPRD, sehingga masyarakat bisa berasumsi atau menduga yang lain dari keadaan sebenarnya. (yas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *