Belakang Padang – Salat Idulfitri 2026 di Kecamatan Belakang Padang digelar di Lapangan Indera Sakti. Dari hamparan sajadah itu, Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Belakang Padang menghimpun sedekah dan infaq warga. Jumlahnya tak kecil untuk ukuran sebuah kecamatan pesisir: Rp28.066.000. Uang yang bukan sekadar angka, melainkan jejak keikhlasan yang tertinggal usai salat Idulfitri.
Ketua PHBI Belakang Padang, M. Faisal, menyebut dana tersebut kemudian dikelola dengan perhitungan rinci. Sebuah upaya menjaga amanah agar tetap jernih, tak keruh oleh prasangka.
Sejumlah pengeluaran dialokasikan untuk kebutuhan pelaksanaan ibadah: honor khatib sebesar Rp1.500.000, imam Rp1.000.000, bilal Rp700.000, khafiyat Rp300.000, dan MC Rp200.000. Di balik layar, ada pula kerja-kerja yang sering luput dari sorotan: petugas pemungutan infaq Rp600.000, petugas persiapan salat Rp1.600.000, pemotongan rumput Rp500.000, hingga kebutuhan sound system Rp1.700.000.
Porsi terbesar justru mengalir ke jantung kehidupan ibadah masyarakat. Sebanyak Rp9.000.000 didistribusikan ke sembilan masjid dan mushalla, masing-masing menerima Rp1.000.000. Di antaranya Masjid At-Taqwa, Masjid Jannatul Firdaus, Masjid Nurul Ihsan, Masjid Al-Adam, Masjid Rumaisyah, Masjid Al-Jihad, Masjid Nurul Huda, Mushalla Nur Iman Rawasari, dan Mushalla Abdullah.
Di tempat-tempat itu, sedekah tak lagi berupa angka. Ia menjelma menjadi kebutuhan yang nyata. Lampu yang kembali terang, karpet yang lebih layak, atau air wudu yang mengalir lebih bersih. Hal-hal kecil yang menopang kekhusyukan, namun sering tak terdengar kabarnya.
Dari total pengeluaran sebesar Rp17.100.000, tersisa saldo akhir Rp10.966.000 yang kemudian dimasukkan ke rekening PHBI untuk mendukung kegiatan hari besar Islam berikutnya.
Tak semua sedekah perlu diumumkan dengan gegap gempita. Sebagiannya cukup berjalan pelan, dari tangan ke tangan, dari niat ke manfaat. Dan di Belakang Padang, cerita itu kembali ditulis, di atas rumput lapangan, di dalam masjid-masjid kecil, dan di hati orang-orang yang memilih memberi tanpa perlu disebutkan. (red)











