Bataminfo.co.id – Insiden kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri Batam. Rudi Antoro, pria kelahiran Tulungagung, 16 Desember 1980, yang sehari-hari bekerja di bagian pemeliharaan PT PLTGU Batam, harus meregang nyawa akibat tersengat listrik pada Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban yang berdomisili di Vila Pesona Asri Blok B4 No.16, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, diketahui sedang melaksanakan tugas pemeliharaan rutin bersama rekan kerjanya. Mereka tengah memperbaiki pipa GLP PLTGU Batam yang mengalami kebocoran di sebuah lubang galian tanah sedalam kurang lebih dua meter.
Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menjelaskan kronologi awal kejadian. Menurutnya, korban berada di dalam galian untuk melakukan pengukuran material pengganti sekaligus pemotongan pipa menggunakan mesin gerinda. “Saat proses pemotongan berlangsung, tiba-tiba korban terlihat seperti terkejut, tubuhnya tersentak, lalu terjatuh ke dasar lubang galian bersama alat gerinda yang digunakannya,” ungkap AKP Bimo.
Melihat peristiwa itu, rekan korban langsung mematikan aliran listrik utama untuk mencegah kejadian lebih parah. Upaya evakuasi pun segera dilakukan. Namun karena kondisi galian cukup dalam dan korban sudah tidak bergerak, rekannya kesulitan untuk mengangkat tubuh Rudi sendirian. Mereka lalu memanggil bantuan pekerja lain dan tim safety perusahaan untuk mengevakuasi korban.
Setelah berhasil diangkat, korban pertama kali dibawa ke Puskesmas Tanjung Uncang untuk mendapatkan pertolongan awal. Namun mengingat kondisi korban yang semakin kritis, pihak puskesmas merujuknya ke RSUD Embung Fatimah. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. “Sekira pukul 15.38 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RSUD Embung Fatimah,” tambah AKP Bimo.
Humas RSUD Embung Fatimah, Elin Sumarni, turut memberikan keterangan resmi mengenai kondisi korban saat tiba di rumah sakit. “Pasien datang dalam keadaan tidak sadarkan diri, sudah dilakukan resusitasi jantung paru (RJP) oleh rekan-rekannya selama perjalanan. Berdasarkan keterangan yang kami terima, korban sedang menggerinda pipa besi ketika tiba-tiba terjatuh ke genangan air di lokasi kerja,” jelas Elin.
Elin juga menyebutkan adanya luka bakar pada tubuh korban yang diduga akibat sengatan listrik. “Kami mendapati luka pada lengan bawah kanan, dengan dasar luka berwarna putih dikelilingi kemerahan, berukuran sekitar 13 x 4 sentimeter. Luka ini konsisten dengan gejala akibat arus listrik yang masuk ke tubuh. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 15.38 WIB,” tambahnya.











