Pihak Roslina Tawarkan Damai dengan Korban, Romo Paschal: Jangan Coba-coba Tawarkan Aneh-aneh!

Avatar photo
Ket Foto : Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP), Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus | dok.ist/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Aktivis Kemanusiaan di Kepri, Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus menolak dengan tegas terkait tawaran perdamaian dari pelaku penganiayaan terhadap Gadis Sumba di Batam.

Sosok yang akrab disapa Romo Pascal ini mengatakan bahwa, dirinya menolak tegas apapun bentuk tawaran yang ditawarkan oleh pihak Roslina (Pelaku) demi berdamai dengan korban.

Menurutnya, dalam kasus yang tidak manusiawi ini tak pantas melewati jalur perdamaian, terlebih jika adanya tawaran uang.

“Upaya-upaya seperti itu nggak ada sama aku. Bukan urusanku. Nggak ada urusan tawar-menawar itu kalau sama aku. Jangan coba-coba menawarkan sama aku aneh-aneh. Mungkin orang lain. Aku nggak pernah mau,” tegas Romo Paschal. Rabu, (13/8/25).

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua Komisi Keadilan dan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) ini juga telah menyampaikan bahwa, perbuatan pelaku tersebut dinilai tak manusiawi dan patut mendapatkan jerat hukum yang setimpal.

“Berbagai macam kekerasan yang terjadi pada korban. Menurut saya ini sangat biadap. Karena ini ke fisiknya dan Psikisnya juga. Bahkan dia juga tak dipanggil nama. Maaf, dia dipanggil dengan kata anjing, babi dan lainnya. Kata-kata yang sangat tak pantas, dan ini mengerikan. Kita terus memonitoring proses hukum yang berjalan,” terang Romo kepada Redaksi Bataminfo.

Sementara itu, terkait kondisi korban (Intan) saat ini, Romo Paschal menyebut telah berangsur mengalami pemulihan.

“Kita terus dampingi korban. Kondisi korban saat ini sangat baik,” tuturnnya.