Bataminfo.co.id, Batam – Setelah menuai protes dari sejumlah kalangan pedagang, rencana penutupan sementara pasar Tos 3000, Jodoh, untuk penataan ulang dan sterilisasi akhirnya diputuskan Pemerintah Kota Batam, batal dilakukan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Gustian Riau mengatakan pembatalan ini merupakan keputusan bersama, dimana pihaknya memilih opsi lain dalam penataan ulang pasar tersebut.
Namun demikian, meskipun penutupan total batal, penataan pasar katanya akan tetap berjalan sesuai jadwal.
“Iya kalau penutupan batal, penaatan tetap jalan sesuai jadwal. Berdasarkan keputusan bersama, kita memilih opsi lain untuk menata pasar itu secara bertahap,” kata Gustian, dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (22/06/2020).
Rencananya penataan akan mulai dilakukan hari ini. Hanya saja, Gustian mengatakan pihaknya saat ini sedang membahas ulang hal ini agar eksekusi nanti bisa terarah dan terukur.
“Rencana rapat dengan tim terpadu hari ini di Pemko Batam,” kata Gustian.
Alasan batalnya penutupan total ini kata Gustian telah melewati berbagi pertimbangan. Hasilnya pihaknya berpendapat tutupnya pasar Tos 3000, dikhawatirkan dapat mempengaruhi pasokan pangan di Batam.
“Karena kita tidak punya gudang penyimpanan pangan, dikhawatirkan bila tutup total nanti skema pengiriman pangan dari luar pulau terimbas bisa terganggu,” jelasnya.
Gustian menjelaskan, penataan ulang pasar nanti akan dilakukan secara bergilir, dengan menghentikan sementara sebagian aktifitas per blok, atau tepatnya tidak dihentikan secara keseluruhan.
“Jadi nanti akan ditata per blok, dicat, dan dibersihkan,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, seluruh pedagang sayur di pasar Tos 3000, Jodoh, Kota Batam, tetiba diminta waspada terhadap manuver pemerintah dalam menata ulang lokasi lapak mereka dengan alasan penanganan dan pencegahan Covid-19.
Permintaan ini muncul setelah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau disebut-sebut menggandeng pihak swasta dalam sosialisasinya bersama para pedagang.
“Dengan alasan Covid 19, pemerintah mengumpulkan pedagang sayur mayur di pasar Tos 3000, mengandeng pemilik Planet Holiday yaitu Karto cs. Tentu ada beberapa hal yang harus diwaspadai oleh kita dari manuver Gustian Riau tersebut,” kata Wirda Chan, salah seorang perwakilan pedagang di pasar Tos 3000, Jum’at (19/06/2020). (nio)









