Bataminfo.co.id, Batam – Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) hari ini melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Batam untuk periode 2023 – 2028 yang berlangsung di Ballroom Aston Hotel Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (13/05/2024).
Acara Pelantikan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Kejaksaan Negeri Batam dan Polresta Barelang. Pelantikan itu resmi dibuka oleh Wahjoe Triwidijo Koentjoro selalu Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam.
Usai pelantikan itu dilakukan, acara kemudian dilanjutkan dengan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) yang berlisensi BNSP yang diketahui akan berlansung selama dua hari terhitung hari ini.
Junpa Siregar selaku Ketua SPRI Cabang Batam usai mengibarkan bendera pusaka SPRI, dirinya mengungkapkan terimakasihnya kepada semua pihak, terutama kepada yang telah hadir. Ia berharap, sertifikasi bagi pers ini nantinya akan melahirkan Jurnalis – jurnalis yang berkompeten.
“Terimakasih sebesar – besarnya buat Pak Walikota yang diwakili oleh Pak Wahyu. Dan juga dari Polresta, dari Kejaksaan, lalu ada Pak Kadiskominfo Batam Pak Rudi Panjaitan. Hari ini merupakan start awal perjuangan Jurnalis Serikat Pers Republik Idonesia di Batam. Serikat Pers ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1998. Kita bersyukur serikat pers indonesia masih tetap konsisten dan komitmen dengan perjuangannya. Semoga sertifikasi pers dapat berjalan dengan baik dan akan menghasilkan Jurnalis – jurnalis yang kompeten dan profesional. Saya sangat mengharapakan kita bisa saling bekerja sama dan saling diskusi. Kita mau nunjukin bahwa sertifikat pers ini sangat profesional,” ucap Junpa Siregar dalam sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum SPRI, Heintje G. Mandagi kepada media dirinya justru menawarkan solusi terkait kesejahteraan Wartawan. Menurutnya, solusi tersebut nantinya akan membantu media untuk mensejahterakan Jurnalisnya. Namun, sebuah perusahaan Media harus berbadan hukum, memiliki wartawan sekurangnya 5 orang dan beberapa persyaratan terkait lainnya.
“Setelah pelantikan DPC ini mereka akan menyusun program, pembinahan, pelatihan kemudian sertifikasi. Pesan saya, kita membina media, karena berbicara tentang media berarti tentang kesejahteraan media. Sekarang kita punya solusi bekerja sama dengan planform media besar, yang mana di Media itu kalau Wartawannya rajin menulis ya akan mendapatkan income. Itu yang saya dorongkan. Mekanismenya itu kerja sama nanti dengan Platformnya itu. Dia kerja sama dengan SPRI, yang mana Perusahan media harus berbadan hukum dan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadiakominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan saat diwawancarai, dirinya mengatakan akan memberi dukungan penuh dengan hadirnya SPRI ini. Kata dia, pihaknya menyambut baik atas kehadiran Serikat Pers ini yang nantinya diharapkan dapat menjalankan fungsinya sebagai kontrol sosial dengan baik ditengah publik.
“Kita sebagai mitra strategia mengapresiasi acara ini sehingga teman – teman media dalam menjalankan fungsinya nanti untuk mencari data dan fakta, bisa memberikan informasi baik yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Inti dari uji kompeteni adalah pengakuan terhadap profesib- profesi tertentu termasuk teman – teman media bahwa untuk menghadirkan sesuatu itu memang membutuhkan kompeten sehingga apa yang dihadirkan kepada masyarakat itu menjadi layak dikonsumsi oleh publik yang tentunya membutuhkan informasi tersebut. SPRI jaya selalu. Kita menyambut baik kehadiran Serikat Pers ini,” tutur Rudi.











