Bataminfo.co.id, Batam – Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan tiga orang pelansir bahan bakar minyak (BBM) Solar, beberapa hari yang lalu. Dalam pengungkapan tersebut petugas juga mengamankan Solar kurang lebih 1,1 ton.
Dalam ekspos yang digelar Ditreskrimsus Polda Kepri disebutkan petugas kepolisian melakukan penangkapan saat ketiga tersangka tengah mengisi BBM di SPBU Tembesi, Kecamatan Sagulung, dengan tiga unit angkutan umum yang tangkinya telah di modifikasi.
Wadir Reskrimsus Polda Kepri, AKBP Nugroho Agus Setiawan menyebutkan modus yang digunakan pelaku untuk melansir Solar di SPBU yakni menggunakan kartu kendali BBM atau Fuel Card mereka mengisi BBM dari satu SPBU ke SPBU lainnya.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina mengatakan saat ini fuel card masih dalam pembenahan.
“Untuk Fuel Card ini memang informasi yang kami terima dari Pemko Batam sedang dilakukan pembenahan dan perapian. Dimana fuel card yang sebelumnya menggunakan Brizzi yang bisa didapatkan secara umum, dan kedepannya akan menggunakan Fuel Card khusus yang berisi data dari kendaraan masing-masing konsumen,” ungkap Agustiawan, Section Head Communication & Relations, PT Pertamina Patra Niaga
Regional Sumbagut saat dikonfirmasi, Selasa (19/04/2022).
Dan hingga saat ini, Ia menyebut proses penerbitan Fuel Card sedang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan Kota Batam.
“Ini program Pemko Batam pada bulan Maret lalu, Namun karena proses input data kendaraannya memerlukan waktu, jadi prosesnya masih berlangsung,” sebutnya.
Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Ia berharap masyarakat dapat segera melakukan registrasi ulang fuel card yang dimiliki.
“Tujuannya ini agar BBM bersubsidi bisa lebih tepat sasaran dan tepat kunsumen.
Kita juga menghimbau agar konsumen masyarakat mampu dan pihak industri dapat menggunakan BBM non subsidi sehingga BBM bersubsidi dapat dikonsumsi oleh yang berhak,” pungkasnya. (zel)











