Pelaku Selipkan Narkoba dalam Sandal Jepit, Polisi: ini Modus baru

Avatar photo
Ket Foto : Satresnarkoba Polresta Barelang ungkap modus baru yang digunakan pelaku untuk menyalahgunakan narkotika | dok.Non/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Polisi ungkap modus baru yang digunakan oleh salah satu pelaku berinisial AN yang terlibat dalam kasus tindak pidana penyeludupan narkotika.

Kasat narkoba Polresta Barelang, AKP Deni Langie dalam konferensi pers dengan sejumlah awal media di Lobi Mapolresta Barelang siang tadi, menyebut bahwa modus operandi pelaku kali ini berbeda dari modus lain yang umumnya digunakan para oleh pelaku.

“Pelaku menyembunyikan narkotika di dalam sandal jepitnya yang sudah dimodivikasi, yang dibawa dari Malaysia. Barang tersebut disimpan dalam sandal.
Sebelumnya kami menemukan barang itu ditempel di perut, atau di dalam anus. Ini modus baru,” terangnya.

AKP Deni mengatakan, pelaku diperintah langsung oleh Bosnya untuk membawa barang haram tersebut dari Malaysia ke Batam dan akan dibawa ke Surabaya. Keduanya, kata Deni berasal dari Madura.

“Ini modus baru. Baru pertama kali ini.
Modus ini diperintahkan oleh bosnya dengan menggunakan bahasa daerah, Madura. Jadi kami juga kurang paham. Pelaku dari Madura, bosnya juga sama,” jelas dia.

Deni mengatakan, tersangka AN bekerja sebagai kuli bangunan (tukang chat) di Malaysia. AN dan Bosnya diketahui berasal dari daerah yang sama dan bekerja di Malaysia. Kepada Polisi, AN mengatakan bahwa modus yang digunakan itu diperoleh dari bosnya.

“Pelaku kerja sebagai tukang cat di Malaysia. Pelaku nyebrang dari Malaysia menggunakan speed boat ke Batam. Dititipkan di daerah Nagoya. Paginya bosnya minta untuk jumpa. Sampai di Bandara, pelaku dengan tidak normal berjalan lalu dimintai keterangan dan diamankan bersama barang bukti,” paparnya.