Bataminfo.co.id, Batam – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memberikan kabar gembira bagi masyarakat terkhususnya siswa-siswi kota Batam, terkait dibukakan kembali sekolah tatap muka. Hal ini diungkapkan Amsakar kepada awak media pada pada Rabu, (14/9).
“Insyaallah, sekolah tatap muka segera kita buka pada Minggu depan,” tuturnya.
Jika sekolah-sekolah di kota Batam dikabarkan akan segera dibuka, tentu ini menjadi harapan juga bagi para pelaku pariwisata, agar Pemerintah dapat membuka juga pariwisata.
Melihat sejumlah wisata di daerah Jawa tengah dalam masa persiapan untuk dibukakan kembali. Ini menjadi kerinduan juga bagi para pelaku pariwisata di Batam.
Namun demikian, adapun beberapa langkah yang harus diikuti terkait kebijakan dibukanya pariwisata.
Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Edi Sutrisno mengatakan bahwa pihaknya telah siap untuk dibukakan kembali pariwisata di Batam.
“Kita sudah siap (Pelaku Pariwisata), bahkan menunggu saja kapan segera dibuka kembali pariwisata di Batam, agar ekonomi kita bisa bergerak lagi,” tutur Edi kepada Bataminfo, Kamis (16/9/2021) kemarin.
Namun dengan dibukanya kembali pariwisata di Batam, Edi menerangkan harus ada komitmen dari para pelaku usaha di sektor pariwisata Batam seperti yang telah diterapkan di Pulau Jawa. Dirinya menjelaskan ada tiga poin penting yang harus dipersiapkan oleh pelaku pariwisata diantaranya;
“Pertama, Pelaku pariwisata harus memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability (CHSE), kedua, terkait kapasitas pengunjung. Contoh, pengunjung pariwisata di Pantai yang biasa boleh dikunjungi oleh 100 orang, itu dikurangi menjadi 50%. Ketiga, Prokes. Setiap pengunjung wisata, tidak boleh terlepas dari prokes. Harus tetap diterapkan. Karena kalau tidak, malah akan memunculkan cluster baru,” paparnya dalam wawancara eksklusif dengan Tim Bataminfo.
Perlu diketahui, CHSE merupakan sertifikat protokol kesehatan yang diperoleh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diberikan kepada beragam jenis usaha industri pariwisata.
Dikatakan Edi, Kebijakan ini akan dilakukan per tahap. Ia Mengungkapkan, tidak ada syarat khusus, melainkan memiliki sertifikat serta mematuhi prokes. Ia juga berharap, Pemerintah kota Batam dapat memberikan dukungan penuh demi membangkitkan kembali sektor pariwisata di kota Batam.
“Yang pasti untuk re-opening pariwisata ini pelan-pelan beberapa destinasi dibuka. Tahap per tahap. Belum dipastikan syarat khusus, intinya ada tiga poin penting tadi Itulah yang harus kita patuhi dan ikuti bersama. Selain itu, kita juga berharap kepada Pemko untuk pertimbangkan segera hal ini, agar ekonomi kita ini bisa bergerak lagi. Dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tandasnya. (Non)









