Bataminfo.co.id, Batam – Manajemen Opus Bay berikan klasifikasi terkait adanya video cekcok mulut yang terjadi antar tenaga kerja asing (TKA) di proyek Opus Bay yang telah beredar. Pihaknya mengaku tidak mengetahui adanya peristiwa itu
“Mohon maaf hingga kini kita tidak ada informasi apa pun perihal ini. Namun, jika dilihat dari video juga tidak ada kericuhan apalagi mengarah ke tindak kriminal,” ujar I Gusti salah seorang pekerja Opus Bay, Minggu (28/04).
Sementara, terkait legalitas para tenaga kerja asing (TKA) yang dipekerjakan oleh manajemen Opus Bay dalam membangun sebuah proyek di kawasan Marina City, Sekupang, Batam, Imigrasi Batam mengaku telah mengantongi legalitas para TKA dengan dilengkapi KITAS.
“Untuk sementara belum ada laporan terkait kericuhan yanf disampaikan. Dan untuk legalitas para TKA di Opus Bay sudah dilakukan pengecekan terdapat 12 TKA yang dilengkapi dengan KITAS,” ucap Kepala Seksi Penindakan Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Anggi Adriyudo.
Sebelumnya diberitakan, sebuah proyek megah di Kota Batam, “Opus Bay” tepatnya berada di kawasan Marina City. Kecamatan Sekupang diduga telah mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA) secara ilegal.
Bukti kuat juga terlihat dengan beredar nya sebuah video pendek berdurasi 20 detik yang mempertontonkan sebuah keributan antara pekerja yang diduga TKA dengan menggunakan bahasa China.
Lebih lanjut saat pewarta mencoba konfirmasi ke lokasi proyek, terlihat beberapa pekerja asing dan pekerja lokal yang asik bekerja.
“Iya bang, ada sekitar belasan pekerja asing yang bekerja disini, posisinya hampir sama dengan kami, bisa dibilang sebagai buruh juga,” ujar salah satu pekerja berinisial RS kepada pewarta.











