Bataminfo.co.id, Lingga – Libur panjang Idul Fitri 1446 H menjadi momentum emas bagi sektor pariwisata di Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Lonjakan jumlah pengunjung tercatat sangat signifikan di berbagai destinasi unggulan seperti Pantai Sergang, Batu Berdaun, hingga pemandian air panas Dabo Singkep yang terkenal sebagai satu-satunya di Provinsi Kepulauan Riau.
Pantauan langsung Bataminfo.co.id serta pengakuan dari para pelaku usaha dan wisatawan menunjukkan bahwa libur kali ini bukan hanya menjadi berkah spiritual, tetapi juga berkah ekonomi dan rekreasi.
Pantai Sergang: Ombak, Kuliner, dan Rasa Rindu yang Terobati
Deni, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga, mengaku terpesona dengan keindahan Pantai Sergang. “Suara ombaknya bikin tenang, makanan di sini juga murah dan enak. Banyak sajian khas Melayu, cocok banget buat kita yang rindu kampung halaman,” ujarnya pada 6 April 2025.
Batu Berdaun: Serunya Liburan Hemat Bersama Keluarga
Sementara itu, Sunaryo yang datang bersama keluarga besar ke Pantai Batu Berdaun menuturkan betapa nikmatnya bisa berlibur tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. “Bawa makanan dari rumah, tempatnya gratis, dan bisa mandi laut yang masih bersih. Anak-anak senang, orang tua pun tenang. Tempat ini cocok banget buat kebersamaan,” katanya antusias.
Air Panas Dabo Singkep: Relaksasi Alami yang Kaya Manfaat
Tidak kalah menarik, pemandian air panas Dabo Singkep juga kebanjiran pengunjung. Seorang wisatawan yang enggan disebutkan namanya mengaku selalu menyempatkan datang ke sana setiap kali mudik. “Airnya mengandung belerang, sangat bagus buat kesehatan. Capek langsung hilang, kulit juga terasa segar kembali,” tuturnya saat ditemui dini hari.
Uniknya, pemandian ini bukan sekadar tempat berendam biasa. Manfaat medis dari air panas belerang seperti melancarkan peredaran darah, meredakan stres, hingga mengatasi berbagai masalah kulit menjadi daya tarik tersendiri. “Kalau datang pagi-pagi, suasananya masih sepi dan alami. Tapi hati-hati, bagian dalam pagar itu airnya sangat panas!” ujarnya sembari tersenyum menikmati alam yang masih perawan.
Menurut keterangan Jodi Selaku pengelola pemandian air panas menjelaskan bahwa pengunjung pada hari kerja hanya 10 sampai 20 orang saja sementara pada hari minggu pengunjung bisa mencapai 30-40 orang
“Itu dihari kerja dan hari biasa, namun pada libur lebaran kali ini pengunjung meningkat begitu tajam, kurang lebih mencapai 200 orang per hari, kemudian kami disini bekerja bersama 3 orang lainnya, semua disini merupakan pegawai dari Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga” ungkap Jodi pada libur lebaran kali ini.
Kemungkinan puncak pengunjung wisata pada libur lebaran tahun 2025 kali ini pada hari minggu 6 April 2025, diketahui saat ini pengelolaan pemandian air panas dipegang oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, namun untuk pengelolaan parkir dikelola sendiri oleh pemilik tanah
Untuk masuk ke Pemandian air panas tersebut pengunjung hanya merogoh kocek Rp. 5.000 Per orang kemudian untuk kendaraan roda 2 hanya Rp 2.000 per motor
“Dengan harga yang murah dan akses yang mudah tempat ini menjadi rekomendasi untuk berlibur bersama keluarga,” ungkap Farid selaku pengunjung Air Panas pada 6 April 2025
Destinasi Lama, Daya Tarik Tak Pernah Padam
Ketiga tempat wisata ini bukanlah destinasi baru, tapi pesonanya tak pernah pudar. Bahkan, semakin hari semakin dikenal wisatawan lokal maupun mancanegara. Dengan akses mudah, suasana asri, dan potensi alam luar biasa, Singkep layak dijuluki sebagai ‘Surga Tersembunyi di Kepri’. (Budi)











