Bataminfo.co.id, Tanjungpinang– Di tengah gempuran stigma bahwa Gen Z hanya jago di dunia maya namun minim daya juang, seorang pemuda bernama Ferdi mematahkan anggapan tersebut. Dengan modal keberanian dan prinsip “rezeki tak akan tertukar”, Ferdi resmi meluncurkan unit usaha kecilnya di jantung kota Tanjungpinang pada Kamis (19/3).
Langkah Ferdi menjadi oase di tengah ketidakpastian ekonomi. Baginya, memulai usaha bukan soal seberapa besar modal di tangan, melainkan seberapa besar nyali untuk melangkah.
“Memang tidak mudah untuk memulai, apalagi bagi kami (Gen Z). Tapi kalau kita peka melihat peluang dan berani eksekusi, saya percaya rezeki itu sudah ada porsinya. Kesempatan selalu ada bagi mereka yang mau bergerak,” ungkap Ferdi penuh optimisme.
Bukan sekadar nekat, Ferdi menerapkan strategi yang relevan. Ia memilih lini bisnis yang menjadi kebutuhan primer masyarakat digital saat ini: Aksesori Gadget. Mulai dari pengisi daya (charger), pelindung ponsel, hingga kartu perdana tersedia di gerainya. Tak hanya itu, ia juga melengkapi usahanya dengan produk minuman segar untuk menjangkau segmentasi pasar yang lebih luas.
Menariknya, persiapan matang dilakukan hanya dalam waktu satu minggu. Ferdi melakukan riset pasar kilat untuk menentukan produk apa yang paling dicari oleh warga sekitar.
Meski mendapat dukungan moril dari orang tua dan sahabat, Ferdi menjadi “kapten” bagi kapalnya sendiri. Ia terjun langsung dalam operasional, mulai dari kurasi produk hingga manajemen tenaga.
Untuk saat ini, Ferdi memilih fokus pada sistem penjualan offline demi membangun kedekatan dengan pelanggan. Namun, sebagai anak muda yang melek teknologi, ia sudah menyusun rencana besar untuk merambah pasar digital.
Ia juga tidak segan membagi tips sukses kepada kaum muda, yakni dengan:
Ukur Kemampuan: Jangan memaksakan modal jika belum mampu.
Peka Lingkungan: Lihat apakah pasar di sekitar Anda kategori menengah ke bawah atau atas.
Jaga Mental: Konsistensi adalah kunci utama.
“Yang penting tetap semangat, jaga kesehatan, dan jangan pernah putus asa. Langkah kecil hari ini adalah pondasi untuk masa depan,” tutupnya.











