Laskar Lembaga Adat Sebut Solusi Untuk Spanduk Curhat: Said Nursyahdu Dicopot

Avatar photo
Fot int

BatamInfo.co.id, Tanjungpinang – Laskar Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga (LLA-KRL) Kota Tanjungpinang menyoroti spanduk tidak bertuan yang bertebaran di pulau dompak (12/7).

Spanduk yang bertuliskan “Kami Selaku Bawahan Dinas Perkim Tidak Tahan Ketika Rapat Dilarang Bawa HP Karena Takut Direkam, Karena Berbicara Tentang Komitmen Jatah Kadis” dan spanduk bertuliskan “Tunda Bayar Tahun Lalu di Dinas Perkim, Kami Dimintai Jatah Untuk Kadis, Kami Sudah Banyak Hutang Bahan Ditambah Minta Jatah Untuk Kadis” dinilai sebagai spanduk yang menampar wajah Gubernur Ansar.

Laskar Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga (LLA-KRL) Meminta Gubernur Ansar untuk dapat mengevaluasi Said Nursyahdu. Dinilai telah mencoreng Gubernur Ansar jika benar spanduk yang berisi curhatan Pegawai Dinas Perkim adanya.

“Spanduk itu telah mencoreng wajah Gubernur. Padahal selama ini kinerja Gubernur baik -baik saja. Jangan karena ulah bawahannya sehingga kinerja Pak Gubernur tercoreng dan menimbulkan penafsiran lain dimasyarakat,” Tegas Ketua LLA-KRL

Iya juga meminta Gubernur Ansar untuk segera menuntaskan dugaan kasus Korupsi ini jika benar dengan meminta jatah proyek.

“Kami meminta gubernur segera libatkan kejaksaan dan kepolisian dalam hal ini karena meminta jatah – jatah itu merupakan KKN dan haram,” Tegasnya dengan kesal.

Terakhir ia meminta jika semua itu benar adanya, hanya ada satu jalan keluar agar kepercayaan masyarakat Kepada Gubernur tetap terjaga dengan Mencopot Saudara Said Nursyahdu dari jabatan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Riau

“Segera copot dengan tegas Saudara Said Nursyahdu (Kadis Perkim) merupakan solusi terbaik yaitu di copot agar Gubernur bisa kembalikan kepercayaan masyarakat kepri,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *