Batam  

Ketua RT 004 Tiban Koperasi: Dua Korban lagi Berhasil Ditemukan

Avatar photo
Ket Foto : Ketua RT 004 Tiban Koperasi, Heriawan saat dimintai keterangan oleh awak media mengenai kronologi longsor yang menimpa warganya | dok.BI

 

Bataminfo.co.id, Batam – Jasad sepasang suami istri, Korban timbunan longsor di Tiban Koperasi bernama Doni Aprianto dan Linda Luciana akhirnya ditemukan.

Dikabarkan, Jazad kedua korban ini ditemukan pada waktu yang berbeda, setelah dilakukan evakuasi selama berjam-jam ditengah cuaca hujan.

Ketua RT 004, Tiban Koperasi, Heriawan mengatakan, setelah ditemukan, jasad kedua korban tersebut langsung dibawa ke rumah sakit Badan Pengusaan (RSBP) Batam.

“Dari semua Tim bergerak untuk mengevakuasi korban sejak tadi pagi. Alhamdulillah, sudah ditemukan tadi sekitar jam 15.35 WIB. Kita menemukan korban suaminya yaitu, Bapak Doni Aprianto dan sekitar tadi hampir jam 16.00 WIB, petugas bersama warga berhasil menemukan istrinya yaitu, Ibu Linda Luciana. Sekarang korban masing-masing almarhum dan almarhumah dibawah ke rumah sakit BP Batam,” terangnya.

Berdasarkan informasi sementara, Jenazah korban Doni dan Linda nantinya akan dikirim ke kampung halamannya yakni Bangka Belitung. Kendati demikian, pihaknya juga masih menunggu informasi pasti dari pihak keluarga.

“Untuk jenazah almarhum Bapak Doni dan almarhumah Ibu Linda, menurut keluarga besar maunya sih dibawa ke kampung halamannya di Bangka Belitung. Tapi kita juga masih menunggu dari keluarga besarnya, karena rencananya jam 7 (19.00) ini baru tiba di Batam. Nanti kita tergantung kesepakatan mereka,” kata dia.

Ia menjelaskan, total korban yang dinyatakan meninggal dunia ada 4 orang, yang terdiri dari suami istri. Sementara, anak-anak korban dinyatakan selamat dari bencana alam yang menimpahnya.

“Yang sudah meninggal ada 4 orang. Mereka masing-masing suami istri. Yang berhasil diselamatkan ada 5 orang. Termasuk anak-anak korban sendiri. Anak korban ada tiga. Anak dari Ibu Sukarni yang satu SMP. Yang paling tua sudah menikah dan tinggal di Tiban pajak. Yang dua itu Mbak Dwi dan Mbak Asmi, Alhamdulillah karena kuasa Allah, kerjasama dengan instansi terkait, dapat diselamatkan. Anak Pak Doni hanya satu, namanya Pranaya. Untuk kelima orang yang selamat itu juga alhamdulilah, tak perlu rawat inap. Udah boleh pulang, karena hanya luka memar,” jelasnya.