Kebakaran di Komplek Baloi Centre Diduga Dibakar Ibu Tiri

Avatar photo

Bataninfo.co.id ,Batam -Kebakaran yang terjadi di kos-kosan Komplek Baloi Centre, Lubuk Baja pada 8 November lalu memakan korban jiwa. Aida Setia Aulia, 8, yang sebelumnya dirawat akibat luka bakar akhirnya meninggal dunia pada Kamis (16/11).

“Korban meninggal semalam di rumahnya,” Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian melalui Kanit Reskrim Lubuk Baja, Ipda Jonathan Reinhart Pakpahan, Jumat (17/11).

Penyelidikan polisi, kebakaran ini diduga sengaja dilakukan. Hal ini diperkuat dengan rekaman CCTv di sekitar kos-kosan yang memperlihatkan seseoarang keluar dari lokasi sebelum api membesar.

Orang tersebut yakni ibu tiri korban, YA, 42. Terduga pelaku keluar dari kos-kosan dengan menggunakan helm.

“Kita sudah amankan terduga pelaku, belum ditetapkan tersangka,” katanya.

Jonathan menjelaskan terduga pelaku ditangkap di Pelabuhan Roro Punggur, Nongsa. Rencananya, YA akan kabur menuju kampung halamannya, Jambi.

“Terduga pelaku ini ibu tirinya. Tadi kita tangkap,” ungkap Jonathan.

Dari pengakuan YA, ia sengaja membakar kos-kosan tersebut karena sakit hati dengan suaminya. Keduanya nikah siri dan kerap cek-cok.

“Suami saya sering telpon telponan dengan mantan pacarnya,” katanya di Mapolresta Barelang.

YA menjelaskan ia membakar kos-kosan tersebut dengan sebotol bensin yang ia beli seharga Rp 20 ribu.

“Lupa beli bensinnya dimana,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *