Bataminfo.co.id, Batam – Setelah sempat menurun, kasus baru paparan virus corona di Kota Batam, mulai melonjak drastis. Tercatat pada, Selasa (19/05/2020), ada tambahan 13 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.
Ini merupakan lonjakan tertinggi kasus baru selama periode pandemi di Batam, di mana seluruhnya terkonfirmasi melalui hasil tes swab Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Batam.
Peningkatannya mulai terlihat dalam dua hari belakangan ini, bila dijumlahkan dengan 11 tambahan kasus baru pada Senin kemarin, maka terhitung ada 24 kasus baru.
Padahal pada awal April 2020, jumlah kasus baru masih terpantau stabil, bahkan beberapa hari tercatat ada yang nihil. Penambahannya juga dibarengi dengan banyaknya pasien yang dinyatakan sembuh.
Dengan adanya penambahan ini maka demikian rincian sementara, untuk total terkonfirmasi positif mencapai 78 kasus, sembuh 29 kasus, dan meninggal dunia ada 8 kasus.
Sementara untuk jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) totalnya sebanyak 3363 kasus, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) total ada 370 kasus, dimana 55 orang diantaranya meninggal dunia didominasi riwayat penyakit penyerta.
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Batam, Muhammad Rudi menuturkan, untuk tambahan kasus baru penularannya saat ini masih berkaitan dengan klaster dua kasus lama yaitu, nomor 32 (WNA) dan 35 (DD).
“Kasus baru terkonfirmasi positif terdiri atas 8 perempuan dan 5 pria, dengan jumlah total ada 13,” kata Muhammad Rudi dalam keterangan persnya, Selasa (05/05/2020).
Menurut data Gugus Tugas, sebagian besar berasal dari klaster Donat Seraya. Setidaknya ada 13 tambahan baru saling berkaitan dalam dua hari ini. Hasil penelusuran mendapati ada kontak jarak dekat yang terus berlangsung.
“Sesuai hasil penyelidikan epidemiologi (PE) terhadap seluruh cluster, diperoleh kesimpulan sementara kemungkinan masih terjadi pertumbuhan kasus, berkaitan dengan berbagai cluster yang ada ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import,” ujarnya.
Rudi kembali mengimbau agar seluruh masyarakat Kota Batam tetap mematuhi anjuran Pemerintah soal “Physycal Distancing” atau jaga jarak guna memutus rantai penyebaran. Bila tidak ada keperluan mendesak tetap berada di rumah saja dan jika keluar wajib mengenakan masker.
“Tetap jaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang, berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” kata dia. (nio)











