Jaga Budaya Melayu di Kota Batam, Organisasi Pembela Melayu Resmi Didirikan

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Batam – Dinahkodai oleh Panglima Datok Sartono Bin Bahrun, organisasi Satria Pembela Melayu resmi didirikan di Kota Batam pada 13 Oktober 2024 lalu.

Organisasi ini diketahui memiliki visi untuk melestarikan, memperkuat dan mempromosikan budaya serta nilai – nilai Melayu di tengah kemajemukan dan modernisasi yang berkembang di Kota Batam.

Selain visi, oganisasi ini juga memiliki misi utama yakni melindungi serta melestarikan identitas budaya Melayu di Batam. Dengan inisiatif – inisiatif strategis, organisasi ini akan menjadi pelopor dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Melayu sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih menghargai warisan leluhur.

Kepada Redaksi Media Bataminfo, Panglima Datok Sartono mengatakan, organisasi ini diharapkan nantinya bakal menjadi wadah untuk menyatukan seluruh masyarakat Melayu di Kota ini.

“Kehadiran Satria Pembela Melayu ini nantinya diharapkan menjadi wadah persatuan dan pemberdayaan masyarakat Melayu di Batam, sekaligus menjembatani generasi muda dengan akar budaya yang kaya,” ucap dia, Senin (4/11/24).

Panglima Datok Sartono dalam pidatonya pada beberapa waktu lalu, Ia juga menyebut bahwa, salah satu alasan dibentuk organisasi ini adalah untuk menjaga kekayaan serta nilai Budaya Melayu itu sendiri ditengah modernisasi.

“Budaya dan tradisi Melayu adalah kekayaan yang tak ternilai. Di tengah derasnya arus modernisasi, generasi muda perlu diingatkan akan akar budaya mereka. Sebagai anggota Satria Pembela Melayu, kita memiliki tugas untuk menjaga budaya kita, membimbing generasi muda agar tetap menghormati dan melestarikan nilai – nilai serta adat istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhur kita,” ujarnya.

Kata dia, Pembela Melayu bukan hanya untuk masyarakat Melayu, tetapi untuk seluruh masyarakat Batam, dengan tujuan membangun kerukunan dan pemahaman antarkelompok.

“Organisasi ini didedikasikan untuk merayakan budaya Melayu, tetapi kami juga menghargai keberagaman yang membuat Batam unik. Program dan kegiatan kami akan inklusif, mengundang siapa saja untuk belajar dan berpartisipasi membangun masyarakat yang harmonis,” katanya.

Tujuan dan fokus utama organisasi ini sebagai bagian dari visinya, dirumuskan sebagai berikut:

1. Melestarikan Budaya dan Warisan Melayu – Menjaga dan menghidupkan kembali tradisi Melayu, termasuk musik, tari, busana, bahasa, dan ekspresi budaya lainnya.

2. Pemberdayaan Pemuda Melayu – Memberikan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan kepada generasi muda, sehingga mereka memiliki kebanggaan dan tanggung jawab terhadap budaya mereka.

3. Mempromosikan Persatuan dan Integrasi Sosial – Mengadakan kegiatan yang merangkul masyarakat dari berbagai latar belakang untuk membangun saling pengertian dan menghargai.

4. Program Pendidikan dan Budaya – Mengadakan seminar, lokakarya, dan pertunjukan budaya yang memperkenalkan adat istiadat Melayu serta menunjukkan keindahan seni dan tradisi Melayu kepada masyarakat luas.