IMKL Tanjungpinang Menolak Rencana Kenaikan Tarif Pass Masuk Pelabuhan Tanjungpinang

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Kenaikan tarif pass masuk pelabuhan yang di rencanakan naik pada bulan Agustus mendatang dapat penolakan dari berbagai pihak, salah satunya Dari Ikatan Mahasiswa Lingga yang berada di Kota Tanjungpinang, hal ini sesuai statmen dari General Manager PT Pelindo yang akan menaikkan tarif pass masuk pelabuhan yang sebelumnya Rp10.000 menjadi Rp.15.000

Menurut keterangan Rostami selaku ketua IMKL Tanjungpinang yang menolak rencana kenaikan tarif pass masuk di pelabuhan Tanjungpinang, karena hal ini dapat memberatkan mahasiswa yang berada di luar pulau Tanjungpinang, di karenakan harus membayar 15.000 rupiah ketika hendak pergi dan keluar Tanjungpinang, bahkan ketika orangtua mereka hendak menitipkan makanan dan bahan kebutuhan kos pun menjadi nilai tersendiri menambah mahalnya biaya tersebut

“Baru saja di rilis rencana kenaikan ini sudah banyak mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Untuk itu IMKL Tanjungpinang pun dalam hal ini menolak rencana kenaikan tersebut” ungkap Rostami, pada media Bataminfo.co.id pada, Selasa (18/07)

IMKL Tanjungpinang menilai Kenaikan ini tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Apalagi Kenaikan tarif pass masuk pelabuhan ini mencapai 50%, dari 10.000 menjadi 15.000″Hal ini sangat memberatkan bagi masyarakat pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya.”tambah Rostami

Seperti yang kita ketahui kenaikan tarif harus memperhatikan salah satunya kepentingan pemakai jasa. Tapi dalam hal ini pemakai jasa pelabuhan banyak mengeluhkan terkait hal ini dan melakukan penolakan.

Untuk itu IMKL Tanjungpinang meminta pihak Pelindo untuk meninjau kembali terkait rencana ini.

“Kita harapkan pihak Pelindo meninjau kembali terkait wacana kenaikan ini. Jika masih terjadi kenaikan ini, akan ada aksi penolakan yang dilakukan” tutupnya. (Budi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *