Bataminfo.co.id, Batam – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Batam menyoroti terkait kebijakan Travel Bubble Indonesia-Singapura yang menjadikan Batam dan Bintan sebagai percontohan dan mulai berlaku hari ini, Senin (24/1/2022). Pasalnya saat ini kasus Covid-19 varian Omicron tengah melonjak.
“Di tengah-tengah meningkatnya penyebaran virus varian Omicron di Indonesia, saya menilai tidak tepat saat ini di terapkan travel bubble Indonesia-Singapura melalui Kota Batam.” ujar Ketua Cabang GMKI Kota Batam, Binsar H Pasaribu, Senin siang.
Berdasarkan data yang diperoleh, tercatat 1.369 kasus Omicron, dan 2 orang meninggal dunia mulai dari 15 Desember 2021. Sehingga, Binsar menilai belum tepat diterapkannya travel bubble antara kedua Negara tersebut.
“Di tengah-tengah meningkatnya penyebaran virus varian Omicron di Indonesia, saya menilai tidak tepat saat ini di terapkan travel bubble Indonesia-Singapura melalui Kota Batam.” ucap Binsar.
Adapun alasan pihaknya menilai penerapan tersebut dapat membuat Kota Batam menjadi gerbang terdepan masuknya virus varian omicron . Pihaknya meminta, agar Pemerintah lebih membangun kesiapan mencegah masuknya varian baru ini di kota batam.
“Jangan sampai Kota Batam menjadi gerbang terdepan Indonesia-Singapura menjadi gerbang masuknya varian baru ini dari Singapura,” pungkas Binsar. (Non)








