Geliat Ramadhan di Ganet: Dari Berburu Bahan Kue Hingga Wisata Keluarga di Swalayan

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Aktivitas di pasar swalayan kawasan Ganet, Tanjungpinang, mengalami peningkatan selama bulan suci Ramadhan. Kebutuhan pokok, khususnya bahan-bahan kue, menjadi produk yang paling banyak diburu masyarakat.

Sejak awal Ramadhan, tepung, minyak, dan telur menjadi komoditas utama yang laris di pasaran. Produk-produk ini dibutuhkan warga untuk menyiapkan berbagai hidangan berbuka hingga kue lebaran. Memasuki pertengahan bulan, tren belanja mulai bergeser ke minuman segar seperti iyos, dbest, dan jenis minuman lainnya yang cocok untuk menyambut lebaran.

Suasana swalayan pun dipenuhi aktivitas warga. Mayoritas pembeli didominasi ibu-ibu rumah tangga yang berbelanja kebutuhan dapur.

Menurut Andika Namun, tidak jarang terlihat bapak-bapak yang turut berbelanja sambil mengajak anak-anak mereka berjalan-jalan dan bermain odong-odong di sekitar area, menjadikan momen belanja sekaligus sebagai sarana rekreasi keluarga.

Keramaian biasanya mencapai puncaknya sekitar pukul 16.00 WIB. Menjelang waktu berbuka puasa, aktivitas jual beli berlangsung sangat padat sebelum akhirnya para pedagang memilih menghentikan sementara kegiatan untuk berbuka.

Dalam hal pengelolaan stok, para pelaku usaha menerapkan strategi hati-hati. Untuk kebutuhan harian, stok barang diambil dalam jumlah terbatas guna menghindari risiko kedaluwarsa. Namun, menjelang Hari Raya Idulfitri, jumlah stok ditingkatkan hingga empat sampai lima kali lipat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

“Di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi tersebut, para pedagang menyampaikan harapan agar perekonomian Tanjungpinang dapat terus berkembang dan mampu bersaing dengan kota Batam. Mereka juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah, khususnya dalam mempermudah akses kebutuhan pokok,”Jelas Andika Selasa(17/3/26).

Pasalnya, dibandingkan wilayah lain seperti Pulau Bintan yang memiliki sejumlah fasilitas penunjang, termasuk kawasan sekitar Pulau Penyengat, akses kebutuhan di wilayah tersebut masih dirasa terbatas.

Meski begitu, suasana Ramadhan tetap membawa berkah tersendiri bagi para pedagang. Tingginya antusiasme masyarakat menjadikan pasar swalayan di Ganet sebagai salah satu pusat perputaran ekonomi sekaligus ruang kebersamaan warga selama bulan suci.