Gagal Terbang, Kurir Narkoba Ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Batam — Upaya penyelundupan narkotika melalui Bandara Internasional Hang Nadim berhasil digagalkan petugas Bea Cukai Batam. Seorang calon penumpang berinisial OT diamankan setelah ketahuan menyembunyikan narkotika jenis Methamphetamine di dalam tubuhnya.

Penangkapan terjadi pada Selasa, 22 Juli 2025. OT yang akan melakukan perjalanan dari Batam menuju Surabaya dan Lombok, menunjukkan gelagat mencurigakan saat melintasi jalur pemeriksaan X-Ray. Petugas Bea Cukai yang telah melakukan profiling sejak awal langsung menindaklanjuti dengan pemeriksaan mendalam.

“Hasil pemindaian menunjukkan adanya lintasan kilat di bagian tubuh tertentu. Setelah diperiksa lebih lanjut, ditemukan tiga bungkus kristal putih diduga Methamphetamine yang disembunyikan di dalam dubur pelaku,” jelas Kepala KPU Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah.

Total berat bruto tiga bungkus tersebut mencapai 113 gram. Pengujian awal menggunakan narcotest menunjukkan hasil positif mengandung Methamphetamine.

Dari hasil interogasi, OT mengaku diperintah oleh seorang pria berinisial J yang berdomisili di Balikpapan. Ia dijanjikan upah sebesar Rp4 juta untuk mengantarkan paket narkoba ke Lombok, dan telah menerima uang muka sebesar Rp5 juta sebagai biaya perjalanan.

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan oleh penyidik Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau dan tengah menjalani proses pendalaman lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak berwenang.

Zaky menyebutkan bahwa penggagalan ini merupakan hasil dari kerja intelijen dan pengawasan ketat di pintu masuk udara Batam yang dikenal sebagai jalur transit strategis.

“Kami akan terus menelusuri jaringan ini, termasuk peran J sebagai pengendali dan kemungkinan keterlibatan pihak lain,” tambahnya.

Bea Cukai Batam mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas penyelundupan narkotika, baik sebagai kurir maupun fasilitator. Kepatuhan terhadap aturan kepabeanan merupakan kunci dalam menjaga keselamatan bersama.

“Dengan dukungan aktif masyarakat, kami optimistis upaya pemberantasan narkotika dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa,” tutup Zaky.

(Budi)