Dugaan Praktik Judi Online Berkedok Live Streaming di Batam: Fitur Game Dihapus, Influencer Terseret.

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Batam– Aplikasi V*** Live, platform live streaming yang diduga menjadi kedok praktik judi online di Kota Batam, menghapus fitur ruang game setelah pemberitaan media beberapa hari terakhir. Penghapusan ini berdampak langsung pada pendapatan para host yang biasa berinteraksi dengan penonton di ruang game tersebut.

Seorang host dalam siaran langsungnya mengungkapkan bahwa ruang game yang biasa menjadi tempat interaksi dengan pengguna kini tidak bisa diakses. Ia menyebut pendapatannya merosot tajam akibat perubahan tersebut.

“Ruangan game hilang, jadi pendapatan aku hari ini hanya Rp17 ribu,” ujar host tersebut.

Ia menduga penghapusan fitur ruang game dilakukan karena pemilik atau pimpinan para host bermain di level besar, sehingga memicu penarikan fitur tersebut.

“Papi aku main level besar, mungkin itu penyebabnya,” tegasnya.

Aplikasi V*** Live sendiri masih dapat diunduh melalui Playstore. Aplikasi ini diduga digunakan para pelaku untuk menyisipkan konten judi online dengan memanfaatkan fitur ruang game. Para pelaku bahkan merekrut sejumlah influencer Batam untuk menjadi moderator live streaming dan bertugas mengarahkan penonton masuk ke ruang game.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemilik praktik judi online yang beroperasi di Batam ini merupakan Warga Negara Asing (WNA) dan seorang pengusaha asal Batam yang dikenal luas.

Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Silvester Mangombo Marusaha Simamora, saat dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan tegas terkait kasus judi online jaringan internasional tersebut.

“Kalau sudah diberitakan, sudah hilang ini,” kata Silvester singkat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tempat operasional judi online berkedok live streaming tersebut berada di kawasan Sei Panas, Bengkong, Kota Batam.