Bataminfo.co.id, Batam – Kabar tak sedap kembali mengguncang pintu gerbang internasional Kepulauan Riau. Alih-alih menjadi garda terdepan yang memberikan rasa aman, oknum petugas Imigrasi Batam kini tengah menjadi buah bibir negatif di jagat maya.
Akun Instagram resmi milik Kantor Imigrasi Batam mendadak “panas” dan dihujani kritik tajam oleh netizen Indonesia yang geram, Sabtu (28/03/2026).
Jeritan Netizen: “Malu-maluin Nama Bangsa!”
Kemarahan publik ini dipicu oleh dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum petugas terhadap warga negara asing (WNA), khususnya turis asal Singapura. Berdasarkan pantauan di kolom komentar, netizen tak lagi mampu menahan rasa malu mereka.
”Bikin malu nama bangsa aja!” tulis salah satu akun dengan nada kecewa.
Sentimen negatif ini semakin liar setelah muncul tudingan bahwa praktik tersebut kini sudah menjadi konsumsi media asing. “Malu. Border corrupt!!! Udah rahasia umum tapi sekarang di-blow up negara asing. Sukurin,” timpal netizen lainnya yang merasa kredibilitas Indonesia di mata internasional tengah dipertaruhkan.
Yang lebih dramatis, netizen bahkan mulai mempertanyakan kelayakan instansi tersebut menyandang predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Salah satu komentar pedas bahkan menandai akun Kementerian PAN-RB untuk meninjau ulang prestasi tersebut.
”Yok bisa cabut aja ini predikat WBK-nya Imigrasi Batam, sangat tidak layak,” tulis @miketysonfanbase di kolom komentar.
Mencoreng Citra Kota Batam
Kejadian ini seolah menjadi tamparan keras bagi pariwisata Kepulauan Riau yang sedang giat-giatnya bersolek untuk menarik wisatawan mancanegara. Isu “pungli 100 dollar” yang disebut-sebut oleh netizen dianggap sebagai noda hitam yang merusak citra keramah-tamahan Batam sebagai kota jasa dan pariwisata.
Hingga berita ini diturunkan, gelombang tuntutan agar pihak imigrasi memberikan klarifikasi dan sanksi tegas terus mengalir. Masyarakat mendesak agar oknum yang terlibat segera ditampilkan ke publik sebagai bentuk pertanggungjawaban moral.
”Tampilkan orang tersebut sebagai sanksi, klarifikasi minta maaf,” tegas seorang netizen menutup rentetan komentar penuh amarah tersebut.
Kini, bola panas ada di tangan otoritas terkait. Akankah ada tindakan tegas, ataukah wajah Batam akan terus dibayangi stigma negatif di mata dunia?
CABUT PREDIKAT WBK!”-Netizen Ngamuk, IG Imigrasi Batam Banjir Hujatan Gegara Isu Pungli Turis Singapura











