Bintan  

Bantah Isu Polisi Berikan Data ke Paslon Pilkada, Kapolres Bintan Tegaskan Jajarannya Netral

Avatar photo
Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono. Foto : Yul/BI

Bataminfo.co.id, Bintan – Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono, membantah pihak Kepolisian mendukung salah satu pasangan calon pada Pilkada Bintan. Bambang menegaskan, jajarannya netral pada perhelatan pesta demokrasi lima tahun.

Hal itu disampaikannya terkait beredarnya pemberitaan bahwa seolah-olah kepolisian mendukung salah satu pasangan calon Pilkada Bintan.

Adapun pernyataan yang beredar Paslon Cabup (Calon Bupati) Bintan Nomor Urut 1 yang mengatakan netralitas TNI-Polri di wilayah Kabupaten Bintan yang disampaikan oleh Pasang Calon (Paslon) nomor urut 1 yang mengatakan bahwa dirinya mendapat informasi terkait kegiatan Paslon Nomor Urut 2 dari pihak Kepolisian dan Tentara.

Bambang menuturkan, pihaknya tidak akan memihak kepada salah satu paslon baik paslon Gubernur ataupun paslon Bupati pada pilkada serentak 2020.

“Kami akan terus menjaga netralitas terhadap kegiatan Pilkada. Polres Bintan tidak mendukung salah satu paslon dalam bentuk apapun yang menyangkut Pilkada 2020,” ucapnya.

Adapun rekaman pernyataan Calon Bupati Bintan Nomor urut 1 sebagai berikut “Saya jujur, saya melihat sebuah tanda-tanda yang ngak bagus terkait dengan masuknya orang-orang dari Pinang ke Bintan. Ini berdasarkan data dan fakta yang saya temukan. Ternyata sekarang, pola yang digunakan tim sukses. Ini saya bicara apa adanya, silahkan nanti dianalisa sendiri. Itu menggunakan banyak orang dari Tanjungpinang yang akan menjadi tim pemenangan dari. Khususnya yang dari Mantang.”

“Saya cerita dulu, di Mantang, nanti perhatikan baik-baik. Itu yang jualan dari luar daerah, ini semua membawa misi tertentu, kita tahu kan. Jadi, ini terjadi juga di tempat kita di Kijang. Ini yang jualan-jualan es, jualan apa, macam-macam lah mainan anak-anak yang keliling-keliling itu.”

“Ternyata membawa misi nomor 2. Ini saya jujur saja. Ini data ini sudah kami dapat dari kepolisian, dari tentara juga kami dapat. Artinya, ini memang sesuatu yang harus menjadi perhatian kita bersama. Model mainnya karena mungkin, dia melibatkan orang Tanjungpinang,” bunyi rekaman yang diperoleh pihak kepolisian.

Isi pernyataan yang dilontarkan Paslon Cabup Bintang Nomor 1, langsung dibantu AKBP Bambang. Ia mengatakan pihaknya tidak ada memberikan data apapun kepada paslon manapun.

“Apabila anggota ada yang melakukan pelanggaran kode etik kepolisian terkait Pemilukada 2020, maka akan ditindak sesuatu aturan yang berlaku,” tegas Bambang.

Pada kesempatan ini, Bambang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena wabah Covid-19 masih ada. Dia juga mengajak masyarakat mendatangi TPS dan menggunakan hak pilihnya pada 9 Dsesember mendatang. (yul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *