Bataminfo.co.id, Batam— Sebuah peristiwa kurang menyenangkan yang menimpa wisatawan mancanegara kembali menyita perhatian publik di media sosial. Seorang turis perempuan asal Malaysia menjadi korban aksi perekaman diam-diam saat berada di dalam toilet wanita di kawasan Batam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Kejadian bermula ketika korban sedang menggunakan fasilitas toilet. Curiga dengan keberadaan seseorang yang masuk secara diam-diam ke area toilet wanita, korban bersama warga sekitar lantas menggedor pintu toilet.
Pria yang berada di dalam toilet tersebut tidak dapat berkutik. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bukti bahwa pria tersebut telah merekam sang wanita saat berada di area toilet. Pelaku beserta barang bukti kemudian diserahkan ke pihak kepolisian di Polsek Batu Ampar untuk diproses secara hukum.
Isu ini mendadak viral di platform media sosial X setelah diunggah dan mendapat lebih dari 6.000 likes. Namun, yang menjadi sorotan dan pemicu amarah netizen adalah kabar bahwa masa penahanan terhadap pelaku dilaporkan hanya berlangsung selama dua hari.
Berdasarkan kabar yang beredar, alasan pelepasan tersebut dikarenakan rekaman video yang diambil pelaku dinilai tidak mengarah ke daerah sensitif, melainkan hanya merekam fisik biasa dari korban.
Penanganan kasus ini memicu kritik pedas dari warganet. Banyak pihak menilai keputusan tersebut dapat mencederai rasa keadilan, merusak citra pariwisata Kota Batam, serta menimbulkan rasa trauma mendalam bagi wisatawan. Netizen pun mendesak adanya perlindungan privasi yang lebih tegas dan jaminan keamanan fasilitas umum bagi siapa saja.












