Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Warga Komplek Ruko Ramayana, tepat di depan Hotel Novanda, Jalan Wiratno, Kota Tanjungpinang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang penghuni kos, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Korban diketahui bernama Frangky (31), warga Pasar Ikan, Tanjungpinang. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar Kos E yang berada di lantai dua.
Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan pengurus kos. Pasalnya, korban diketahui sudah sekitar tiga hari tidak terlihat keluar dari kamarnya.
Kecurigaan semakin kuat setelah dari dalam kamar mulai tercium bau tidak sedap. Pengurus kos kemudian melakukan pengecekan dan mendapati korban telah meninggal dunia.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi. Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Dugaan sementara, korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan.
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Malimta Bangun, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Iya benar, dugaan awal korban sudah meninggal dunia sekitar tiga hari, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Malimta Bangun.
Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Barat bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Tanjungpinang kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi miring di atas tempat tidur.
Frangky diketahui telah menghuni kamar kos tersebut selama kurang lebih tiga bulan.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RS RAT) Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan visum.
Saat ini penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab kematian korban.
“Nanti setelah hasil visum keluar akan kami sampaikan penyebab kematiannya,” ujarnya.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab meninggalnya Frangky.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi pemeriksaan medis terkait kematian korban.
(Budi)












