Siap Telusuri Pemilik Kapal LCT MGS, Komisi III DPRD Batam: itu Bahaya untuk Ekosistem Laut

Avatar photo

Bataminfo.co.id, Batam – Menanggapi Kapal LCT Mutiara Galrip Samudera (MGS) bermuatan limbah yang kandas di Perairan Dangas, Tanjung Pinggir, Sekupang, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam, Arlon Veristo menegaskan bahwa pihaknya akan meninjau langsung.

Dalam wawancaranya dengan Tim Redaksi Media Bataminfo melalui sambungan telepon, Arlon meminta pihak Dinas terkait agar segera menindaklanjutinya, demi aktivitas para nelayan tetap berjalan dengan baik.

“DLH Batam dan Kepri harus turun untuk memastikan limbah yang tercecer itu agar cepat diamankan dulu. Jangan sampai mengganggu aktivitas para nelayan atau warga di sekitar,” tegas Arlon pada Jumat, (30/01/26).

Arlon mengatakan, pihaknya juga akan menelusuri dan memanggil pihak-pihak terkait dengan peristiwa ini, termasuk pemilih kapal dan atau perusahaan.

“Kita dari Komisi III akan lihat siapa pemiliknya, siapa yang punya. Kemudian kita juga akan panggil. Kita akan telusuri siapa pemiliknya, siapa yang bertanggungjawab, dan harus dipastikan tidak terjadi pencemaran di sekitar tempat kejadian,” ujarnya.

Menurutnya, ceceran limbah yang telah terlanjur jatuh ke laut, jika dibiarkan terus akan semakin berdampak pada ekosistem laut. Selain itu, bisa berimbas kepada para nelayan.

“Sudah tercemar, itu harus diambil. Karena kalau dibiarkan itu kan merusak ekosistem laut. Contohnya, Selot itu kan bahaya untuk tumbuhan laut, apalagi mempengaruhi pada tangkapan nelayan di sekitarnya. Jadi harus dibersihkan,” ucapnya.

Arlon menyebut, setiap perusahaan pengelola limbah memiliki kewajiban untuk melakukan pembersihan di lokasi yang tercemar atau terdampak.

“Setiap perusahaan limbah itu punya asuransi. Dan mereka punya kewajiban untuk mengamankan atau cleaning di lokasi tersebut,” kata dia.

Kata dia, pihaknya baru akan meninjau langsung dan menindaklanjuti kasus ini, teemasuk upaya pemanggilan pihak-pihak terkait pada Senin nanti.

“Senin kemungkinan kita akan follow up seperti apa kejadiannya,” tandasnya.