Kembali Unjuk Rasa, Buruh Sampikan Lima Poin Aspirasi termasuk UMK Tahun 2026

Avatar photo
Ket Foto : Serikat Buruh DPC F SP LEM SPSI Batam melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemko dan DPRD Kota Batam, bawa lima poin tuntutan | dok.Non/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Aliansi Buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) wilayah Kota Batam kembali melakulan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemko dan DPRD Kota Batam, Kamis (18/12/25).

Dalam aksi Buruh kali ini, ada sejumlah hal penting yang menjadi aspirasi mereka dengan harapan mendapatkan respon baik dari Pemerintah.

Sekurangnya ada lima poin tuntutan dari para Buruh, yakni;

• Meminta Pemerintah untuk menetapkan Upah Minum sektor Kota Batam Tahun 2026
• Meminta penghapusan pajak yang membebani pekerja yaitu; pajak THR dan Pesangon, serta Pajak Jaminan Hari Tua (JHT)
• Mendorong perubahan Undang-undang nomor 7 Tahun 2021 (PTKP)
• Menuntut perlindungan bagi pekerja yang terkena PHK sepihak dengan alasan mendesak
• Tegakkan secara tegas aturan K3

Aspirasi tersebut selanjutnya dirembuk secara bersama, melalui diskusi oleh beberapa perwakilan Buruh dengan Walikota Batam dan Komisi IV DPRD Kota Batam.

Sekira pukul 13.00 WIB, perwakilan Buruh menyampaikan hasil diskusi yang menyatakan bahwa aspirasi mereka telah diterima dengan baik dan dipertimbangkan.

“Hari ini kita disambut positif dan akan diawasi oleh Pemerintah Kota Batam.
Aspirasi kita sudah disampaikan oleh Kawan-kawan Dewan Pengupahan, perwakilan kita di dalam. Tadi berdiskusi langsung dan diterima baik juga oleh Ketua Komisi IV DPRD. Untuk upah sudah kita sampaikan, dengan poin lainnya. Mudah-mudahan tahun ini ada,” jelas seorang Orator aksi.

Dalam kesempatan itu, tampak Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin yang berada di tengah-tengah Massa aksi, memyampaikan rasa apresiasinya terhadap Buruh yang melangsungkan aksinya dengan tertib.

“Saya mewakili rekan-rekan jajaran Polresta Barelang mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Buruh yang telah menyampailan aspirasinya dengan baik, dengan aman dan tertib. Kami berharap, bubarnya juga dengan tertib,” ucapnya.

Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang itu, kemudian dibubarkan secara tertib sekira pukul 14.00 WIB, dalam pengawalan pihak Kepolisian.