Bataminfo.co.id, Batam – Insiden terhentinya pelayaran kapal ferry MV Oceanna 1 di sekitar perairan Pulau Penyengat, Tanjungpinang, pada Minggu (23/11/2025), akhirnya mendapatkan klarifikasi resmi dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Senin (24/11/2025), KSOP menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang telah dipindahkan ke kapal pengganti.
MV Oceanna 1 diketahui berangkat dari Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Batam pada pukul 13.45 WIB membawa 162 penumpang serta 7 kru. Namun sekitar pukul 15.30 WIB, kapal mengalami kerusakan pada mesin sebelah kiri saat mendekati perairan Pulau Penyengat, sehingga pelayaran terhenti.
“Pada Minggu, 23 November 2025 pukul 18.30 WIB, kami menerima laporan resmi terkait permasalahan mesin pada MV Oceanna 1,” ujar Kepala KSOP Batam, M. Takwim Masuku, dalam holding statement.
Kerusakan mesin sempat memicu kekhawatiran penumpang. Upaya penyelamatan dilakukan dengan mengalihkan seluruh penumpang ke MV Oceanna 2—kapal bantuan yang dikirim operator untuk proses evakuasi.
“Seluruh penumpang dan kru dari kedua kapal telah tiba dengan selamat di Tanjungpinang,” tegas Takwim.
Saat ini MV Oceanna 1 masih menjalani perbaikan teknis. KSOP menyampaikan bahwa pihaknya juga menjalin koordinasi dengan KSOP Kelas II Tanjungpinang untuk investigasi penyebab kerusakan.
Keselamatan penumpang disebut menjadi fokus utama dalam penanganan insiden.
“Kami terus memonitor proses perbaikan dan koordinasi antar pelabuhan,” tambah Takwim.
Peristiwa ini kembali menyedot perhatian publik mengenai standar keselamatan transportasi laut di Kepulauan Riau, terutama mengingat insiden serupa pernah terjadi pada operator yang sama.











