Bataminfo.co.id, Batam – Kabar baik! Lion Group kembali menghadirkan hanggar baru untuk kebutuhan perawatan pesawat udara, yang telah diresmikan langsung oleh Dirjen Perhubungan Udara, Lukman Laisa, pada hari ini, Kamis (19/11/35).
Diketahui, hanggar ini adalah hanggar ke tujuh, yang merupakan wujud ekspansi Lion Group demi memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jasanya.
Presiden Direktur Lion Air Group, Capten Daniel Putut Kuncoro Adi dalam kesempatan ini menyebut,
“Hanggar ini adalah hanggar ke tujuh. Ini adalah Semangat yang menandakan kemampuan Batam Aero Teknik dipercaya dan merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggungjawab yang sangat besar. Dengan diresmikan oleh Bapak Dirjen perhubungan, kami yakin kedepan BAT memiliki masa depan yg cerah,” ucap Capten Daniel.
Capten Daniel mengatakan bahwa, Batam Aero Technic ini bahkan tak hanya dikenal di kanca nasional, tapi juga skala internasional. Hal ini terbukti dari beberapa sertifikat yang berhasil diraih pihaknya.
“BAT bukan juga sudah dikenal di beberapa negara dan mendapatkan sertifikasi negara yang mempercayakan pesawatnya dirawat disini. Kami juga menyediakan fasilitas perawatan pesawat untuk industri penerbangan nasional. Semua sertifikasi merupakan pencapaian yang memperkuat posisi BAT di kelas dunia,” ujarnya.
Pihaknya berharap, dengan kehadiran hanggar yang baru ini dapat memberikan manfaat yang lebih lagi. Selanjutnya, dia juga menyampaikan apresiasi bagi Pemerintah serta semua pihak yang telah berkontribusi menghadirkan hanggar ketujuh ini.
“Transportsi semakin berkembang, semakin baik lagi dengan semua fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, baik Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menko Perhubungan, Menteri Perindustrian dan Perdagangan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik. Terima kasih untuk seluruh Tim BAT, Pimpinan Lion Group, seluruh Mitra, Regulator dan seluruh pihak yang berkontribusi, sehingga hanggar F ini bisa berdiri seperti sekarang ini dan bermanfaat,” ucap Daniel.
Dirjen Perhubungan Udara Meresmikan langsung Hanggar F Batam Aero Technic Hang Nadim Batam
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman Laisa menyebutkan, hanggar ini yang terbesar se-Indonesia.
“Hari ini diresmikan hanggar F, tempat ini seluas 10.000 hektar. Sesuai dengan master plan lebih kurang 108.000 hektar. Kita bisa lihat sendiri 30 hektar, sudah di ditambah 25 hektar, sehingga ini menjadi 55.000 hektar. Ini sangat besar dan mungkin menjadi yang terpanjang se-Indonesia,” jelas Lukman.
Ia juga mengatakan bahwa, dengan luas tersebut mampu menampung sebanyak 25 ribu penumpang.
Dia menyebut, per tanggal 17 November 2025 ini pihaknya mencatat, ada sebanyak 570 pesawat di seluruh maskapai transportasi Indonesia dengan jumlah pesawat servisable sebanyak 360 pesawat.
Lukman menjelaskan, Lion Group juga menjadi penyumbang pesawat dengan persentase service 39 persen, atau dengan kata lain sebanyak 186 pesawat bersifat serviceable.
Ia berharap, pencapaian Lion Group ini dapat menjadi percontohan bagi maskapai lain untuk melakukan hal yang sama demi memberikan pelayanan yang terbaik.
“Luar biasa Lion Group, bisa membangun gedung hanggar sebesar ini. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi air line yang lain untuk membangun hal yang sama. Kita berharap, bisa mandiri sehingga tidak ketergangungan pada luar negeri,” harapnya.











