Bataminfo.co.id, Tanjungpinang – Polresta Tanjungpinang resmi menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan bertajuk “Operasi Zebra Seligi 2025” mulai Senin (17/11/2025). Apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Polresta Tanjungpinang pukul 08.00 WIB itu menjadi penanda dimulainya operasi yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025.
Operasi yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025” dipimpin langsung Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H. Apel turut diikuti jajaran Polri, POM TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, serta Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang.
Dalam amanatnya, Kapolresta menegaskan bahwa Operasi Zebra merupakan agenda nasional yang rutin dilaksanakan jajaran Korlantas Polri untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Fokus utama operasi yakni edukasi, pencegahan, dan penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Pada Operasi Zebra 2024, jumlah kecelakaan memang berhasil ditekan dari 40 kasus pada 2023 menjadi 38 kasus pada 2024. Namun angka korban meninggal dunia masih sama, yakni 4 orang,” ungkap Kapolresta. Ia menekankan, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah penting untuk menekan fatalitas korban kecelakaan di Tanjungpinang.
Tahun ini, Polresta Tanjungpinang kembali mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, disertai penerapan penegakan hukum berbasis teknologi melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis maupun mobile, serta tilang manual untuk pelanggaran tertentu.
Sembilan prioritas penindakan pada Operasi Zebra Seligi 2025 meliputi:
Menggunakan handphone saat berkendara.
Melawan arus.
Penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Berboncengan lebih dari satu orang.
Pengemudi di bawah umur.
Tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman.
Pengendara yang mengonsumsi alkohol.
Berkendara melebihi batas kecepatan.
Kendaraan ODOL (Over Dimensi dan Over Load).
Kepada seluruh personel yang bertugas, Kapolresta berpesan agar tetap menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta bersikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari jadikan operasi ini sebagai momentum untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri, keluarga, dan seluruh pengguna jalan. Ingatlah, keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
(Budi)











