Bataminfo.co.id, Batam – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menyambut kedatangan Tim Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Ruang Rapat Hang Nadim, Kantor Wali Kota Batam, Rabu (1/10/2025).
Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk melakukan validasi lapangan terhadap data dan informasi yang sebelumnya telah dinilai dalam program KKS. Penilaian ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Oktober 2025.
Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk bersikap terbuka selama proses penilaian berlangsung. Ia meminta seluruh perangkat daerah memberikan informasi secara jujur dan transparan agar hasil validasi dapat mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Saya sudah berpesan kepada tim Pemko Batam, jangan ada yang ditutupi. Tunjukkan semua fakta yang ada di lapangan. Kami ingin penilaian ini benar-benar objektif dan menjadi cermin bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya.
Firmansyah juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai yang telah meluangkan waktu untuk melakukan evaluasi di Batam. Ia berharap, hasil penilaian ini dapat memberikan masukan konstruktif guna mendorong peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kota Batam.
“Kami sangat terbuka terhadap rekomendasi dari tim penilai. Jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki, segera kami tindak lanjuti. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menjadikan Batam sebagai kota yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warganya,” kata Firmansyah.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa visi Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, adalah menjadikan Batam sebagai Kota Madani yang Inovatif, Berkelanjutan, dan Berbudaya, sekaligus menjadi pusat investasi dan pariwisata terdepan di Indonesia.
“Karena itu, Batam tidak hanya harus bersih dan tertata, tetapi juga harus terus membangun dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai penunjang investasi dan pariwisata,” tegasnya.
Melalui penilaian KKS ini, Pemko Batam berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.
(Advertorial)









