Bataminfo.co.id, Batam- Lapas Perempuan Batam menjalin kerjasama dengan LPKA Wikabi dalam penyelenggaraan pelatihan kemandirian Spa Therapist bagi Warga Binaan. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup mandiri serta membuka peluang kerja setelah selesai menjalani masa pidana.
Kegiatan pelatihan dibuka dengan sambutan oleh Direktur LPKA Wikabi, Novrika Dewi. Dalam sambutannya, Novrika menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Lapas Perempuan Batam dalam pengembangan keterampilan Warga Binaan. Ia menegaskan bahwa industri kecantikan, khususnya Spa Therapist, memiliki potensi besar untuk mendukung kemandirian ekonomi, sehingga pelatihan ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi peserta.
Instruktur pelatihan, Evi Julianti, hadir sebagai pelatih utama yang akan mendampingi peserta selama program berlangsung. Ia menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi teori dasar perawatan tubuh, teknik spa, hingga praktik langsung. Dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif, peserta diharapkan dapat menguasai keterampilan Spa Therapist secara profesional dan siap diterapkan setelah bebas.
Kasi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Perempuan Batam, Nurwani, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan yang bertujuan memberikan keterampilan berdaya guna bagi Warga Binaan. Menurutnya, pembinaan kemandirian menjadi bekal penting agar Warga Binaan mampu menjalani kehidupan baru yang lebih baik dan mandiri di tengah masyarakat.
Melalui kerjasama ini, Lapas Perempuan Batam menegaskan komitmennya dalam melaksanakan pembinaan yang menyeluruh, baik di bidang kepribadian maupun kemandirian. Diharapkan dengan keterampilan yang diperoleh, Warga Binaan dapat lebih percaya diri, produktif, serta siap kembali berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.











