Bataminfo.co.id, Batam – Ratusan pengemudi online yang tergabung dalam Komunitas Andalan Online (KOMANDO) Batam dan Aliansi Driver Online Batam (ADOB) mengikuti doa bersama dan seribu lilin di Alun-alun Engku Putri Batam.
Kegiatan ini diinisiasikan oleh Cipayung Plus, Mahasiswa Batam serta Kapolda Kepri, dan Kapolresta Barelang yang turut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Batam lainnya.
Ketua Umum Komando Batam, Feryandi Tarigan kepada awak media menyebutkan bahwa, acara ini digelar untuk mengenang perjuangan rekannya, almarhum Affan Kurniawan yang tewas dilindas mobil taktis rimueng milik Brimob Polda Metro Jaya pada 28 Agustus 2025 lalu, dalam aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta Pusat.
Mereka hadir untuk mengenang rekannya dengan membakar lilin di Dataran Engku Puteri, Kota Batam.
“Kehadiran kami disini untuk mendoakan rekan kami, Affan Kurniawan, Pejuang Ojol Indonesia. Hadir berbagai elemen masyarakat Batam, Komando mengerakan 500 Driver Ojol sebagai bentuk solidaritas rekan seprofesi ojol,” ucapnya.
Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah turut mendukung aksi doa bersama dan 1000 lilin untuk korban Ojol pada beberapa waktu lalu itu.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak Kapolda, Pemko Batam, Cipayung dan Mahasiswa Kota Batam, yang turut membuat kegiatan positif dengan mengirimkan doa dan pemasangan lilin sebagai bentuk dukungan kepada korban ojol,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa, pihaknya turut menginginkan Batam yang nyaman, aman dan kondusif. Ia juga meminta semua pihak agar bersinergi serta kompak menjaga Batam.
“Kami sebagai salah satu roda perputaran ekonomi maunya Batam nyaman agar memudahkan kami mencari nafkah. Kepri rumah kita, Batam rumah kita. Mari sama-sama, kita jaga Batam aman, nyaman untuk semua masyarakatnya dan turis yang datang. Kota Batam kota Melayu, Kota bandar dunia madani, sama-sama kita jaga,” tuturnya.
Dalam sambutannya, pihaknya juga kembali menegaskan agar tidak ada satupun dari mereka yang terprovokasi dengan situasi mencekam ini.
“Walaupun kita beda warna, beda aplikasilitor tapi kita satu tujuan. Satu tersakiti, semua tersakiti. Kita jangan terpncing dengan provokator. Hari ini kita merasakan kesedihan kan atas hilangnya pejuang ojol indonesia. Ahamdulilah, keluarga almarhum sudah disantuni. Kita disini mau aksi yang positif,” kata dia.
Selain itu, aksinya ini juga ingin menunjukkan bahwa masyarakat Kota Batam berbeda dengan daerah lainnya.
“Melayu sangat kental dengn adat istiadat.
Kita tidak mau Batam seperti kota lain. Kita tunjukkan bahwa masyarakat Kota Batam SDM nya tinggi. Jangan mau jaket kita ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Jangan mau diadu domba,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua ADOB, Djafri Rajab mengungkapkan hal yang sama. Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung aksi tersebut.
“Terima kasih teman-teman. Kita rela non aktifkan aplikasi kita untuk datang ke sini. Sebenarnya tanggal 28 bukan kami tak mau gerak. Tapi kami sangat menghormati masyarakat Kota Batam. Dengan ini, kami harus bangkit. ADOB mengucapkn terima kasih kepada kawan-kawan semua yang masih komit dan mendokan Kota Batam agar semakin maju dan ojol nya sejahtera,” ujarnya.
Ia juga meminta dukungan serta doa dari semua pihak, yang mana mereka berencana untuk berangkat ke Jakarta, demi melanjutkan perjuangan Ojol Indonesia.
“Aliansi Driver Online tetap konsisten. Kami akan lakukan perjuangan ojol indonesia. Mohon doanya, pekan depan, kami akan berangkat ke Kementerian di Jakarta. Karena kami harus melanjutkan perjuangan tarif,” sebutnya.
Walikota Turut Doa Bersama dan 1000 Lilin untuk Almarhum Affan Kurniawan (Ojol)
Sementara itu, Walikota Batam, Amsakar Achmad menyebut bahwa, aksi ojol ini tak hanya sebagai bentuk empati dan kepedulian, melainkan solidaritas yang terus dipupuk.
Ia menilai, masyarakat Kota Batam merupakan orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap persoalan penting, baik isu lokal maupun nasional.
“Batam ini masyarakatnya cerdas. Pimpinanya cerdas. Forkopimda nya hadir semua. Malam ini kita membuktikan bahwa pelaku bisnis di daerah, driver ojol sangat santun. Mengerti bagaimna cara menyampaikan aspirasi. Membangun solidaritas. Tidak perlu ada aksi provokasi. Dengan lilin ini menandakan bahwa Batam memiliki kepedulian kompleksitas masalah,” ucap Amsakar dalam pidatonya.
Amsakar juga mengajak semua yang hadir untuk memanjatkan doa bersama untuk alamarhum Affan dan untuk Indonesia yang lebih baik lagi.
“Mari kita gunakan momentum malam ini untuk berdoa, kita tujukan kepada sahabat kita almarhum Affan Kurniawan. Aksi yang kita lakukan ini semoga bisa jadi referensi bagi daerah lain, demi daerah tetap kondusif. Semoga Batam bisa jadi referensi bagi indonesia. Sejauh ini, apresiasi dari jakarta terhadap Batam sangat luar biasa. Semua yang hadir di sini jadi mata dan telinga bagi kepentingan masyarakat,” ucap dia.
Ia juga berterima kasih kepada Aparat Kepolisian serta TNI dan semua pihak yang telah terlibat aktif dalam menjaga Batam yang aman. Ia mengajak seluruh elemen untuk tetap kompak dan terus bersinergi menjaga kenyamanan serta keamanan Kota Batam.
“Kami terima kasih kepada jajaran Kepolisian, TNI yang turut membuat Batam kondusif. Kami ucapkan terima kasih juga kepada rekan media untuk memberitakan berita-berita yang menyejukkan. Bantu kondusifitas negeri kita. Jadikan Batam sebagai rumah kita bersama. Tidak ada hal yang tidak bisa dibahas. Kami terbuka untuk informasi yang ingin disampaikan. Mari kita terus bersatu dan kompak,” pintanya.











