Batam  

Gaji Rp3 juta Tidak Dibayar PT Mega Trijaya, Penyebab Pria Tua Ini Bacok Marketing di Tiban

Avatar photo
Ket Foto : dok.Humas Polresta Barelang/Bi

Bataminfo.co.id, Batam – Pelaku pembunuhan terhadap seorang Marketing di Depan Kantor Pemasaran Ruko Oryza Hill No.10 Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepulaun Riau (Kepri) pada Rabu, 06 Maret 2023 kemarin telah diamankan oleh pihak Satreskrim Polresta Barelang.

Sebagaimana disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto dalam konferensi pers tadi, motif pelaku nekat membacok korban yang hingga merenggang nyawa karena kesal. Pasalnya, gaji atau upah kerja pelaku selama sebulan kerja belum dibayar oleh pihak perusahaan.

“Kejadian pada hari Rabu tanggal 06 Maret 2024 sekira pukul 15.00 wib di Depan Kantor Pemasaran Ruko Oryza Hill No. 10 Tiban, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Pelaku yang diamankan berinisial RP (62). Motif pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena merasa kesal dan sakit hati karena gajinya selama satu bulan menjaga lahan tidak dibayarkan oleh pemilik lahan PT. MEGA TRIJAYA sebesar kurang lebih 3 juta rupiah,” jelas Kasat Reskrim di ruang kerjanya pada Kamis, (07/03/2024).

Didampingi Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Tigor Sidabariba dan Kaurbin Ops Sat Reskrim Ipda Nickson Simbolon, Kompol Dwi menjelaskan kronologi peristiwa tragis itu.

“Kronologis kejadian berawal pada hari Rabu tanggal 06 Maret 2024 sekira pukul 11.00 Wib Pelaku RP (62 tahun) menghubungi T. MEGA TRIJAYA, untuk menanyakan gaji yang tidak kunjung diberikan oleh PT. MEGA TRIJAYA kepada Pelaku. Akan tetapi jawaban dari koordinator keamanan tersebut membuat pelaku merasa di permainkan karena dari tangal 01 Maret 2024 dianya meminta gaji tetapi selalu diabaikan,” ungkapnya.

Masih kata dia, “Kemudian sekira pukul 14.00 Wib pelaku bangun dari tidurnya berpikir kebutuhan pokok dirumah sudah habis, tidak ada uang untuk belanja, sehingga rasa kesal semakin timbul di pikiran pelaku dan berniat untuk menghabisi siapa saja karyawan PT. MEGA TRIJAYA yang berada di Kantor Pemasaran Ruko Oryza Hill Tiban. Pukul 14.30 WIB, pelaku menggunakan Sepeda motor merk Honda Beat BP 3278 AI sembari membawa sebilah parang yang diselipkan ke dalam sebuah payung menuju ke Kantor Pemasaran dan bertemu dengan korban AS (42) dan seorang wanita dan menanyakan kepada korban “dimana Pak WILIAM” dan dijawab oleh perempuan “kalau mau ketemu Pak WILIAM (manger) hubungi dulu”. Karena ada perempuan itu, tersangka urungkan niatnya dan pergi ke warung dan sambil minum air putih,” jelasnya.

Pelaku baru kembali lagi ke tempat itu setelah wanita tersebut pergi. Karena merasa dipermainkan dengan jawaban dari korban atas pertanyaannya yang mempertanyakan keberadaan seseorang bernama Wiliam, pelaku tak pikir panjang dsn langsung menghabisi nyawa korban.

“Pelaku kembali menemui korban dan bertanya lagi; “dimana Pak Wiliam?” dan dijawab oleh korban “kalau nyari Pak Wiliam itu harus dihubungi dulu”. Karena jawaban tidak memuaskan dan merasa dipermainkan, tanpa berpikir panjang tersangka langsung menebaskan 1 bilah parang ke kepala bagian belakang, tangan dan mulut korban sebanyak satu kali hingga korban berlari dan tersungkur di semak belukar depan Kantor Pemasaran Ruko Oryza. Kemudian pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian menuju Ke rumah salah satu Anggota Polri dan menceritakan kejadian pembunuhan yang dilakukannya kemudian anggota Polri tersebut membawanya ke Polresta Barelang untuk menyerahkan diri dan bertanggung jawab atas perbuatannya,” tuturnya.

Atas perbuatannya itu, Pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHPidana dan atau pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.

Sementara itu, sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan oleh pihak Kepolisian berupa; 1 bilah parang, 1 helai baju korban, 1 helai celana korban, 1 pasang sepatu, 1 unit handphone merk realme, 1 helai baju tersangka, 1 helai celana tersangka, 1 buah payung, 1 unit sepeda motor merk honda beat BP 3278 AI warna hitam kombinasi merah jambu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *