Bataminfo.co.id, Batam – Dalam rangka menyambut hari raya Imlek bagi Warga Tionghoa, Huang Mao (Komunitas Karaoke) di Batam menggelar Lomba karaoke pada Sabtu, (03/02/2024).
Kegiatan yang diselengarakan dalam wujud perayaan Imlek Tahun Naga 2575 yang berlangsung di Autrium BCS Mall Penuin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Selain perlombaan karaoke yang digelar dan diikuti oleh puluhan Peserta, adapun penampilan lain seperti gerakan thai chi yang ditampilkan oleh Kelompok atau Komunitas Thai Chi dari Yayasan Yayasan Qigong Sehat Indonesia (YAQISI).
Komunitas yang telah berdiri selama 4 Tahun ini dinahkodai oleh Hertinus Chung. Dalam kesempatan ini, Hertinus memberikan kesempatan kepada ketiga Anggotanya yakni; Alex, Elen dan Edi untuk mempertunjukkan aksi thai chi mereka di atas panggung tersebut yang disaksikan oleh banyak mata.
Kepada Bataminfo.co.id, salah seorang Pemain bernama Edi menyebut, Thai Chi ini dikembangkan dengan tema gerakan Dewi Kwan I’M. Gerakan-gerakan tersebut kata Hertinus memiliki makna.
“Jurus Thai Chi ini dikembang dengan tema gerakan seperti Dewi Kwan I’m. Ini adalah salah satu jurus Kuan in adalah telapak tangan Budha yang membentuk tangan Budha. Pergerakan yang menunjukan kesabaran, yang artinya dipersembahkan untuk semua mahkluk hidup. Kami memang sering latihan. Jurus chan she ini adalah pergerakan lebih kuat. Sebenarnya sangat sulit, butuh konsentrasi. Tapi gerakan ini melatih kita untuk fokus,” ujarnya.
Sambungnya lagi, “Saya di umur 55 ini masih latihan karena kan memperbaiki semua organ tubuh. Gerakan ini butuh kesabaran dan konsentrasi agar indah dan selaras. Anak-anak bisa juga. Dari umur 5 tahun udah boleh. Semakon muda malah lebih bagus karen kan kelenturan tulang masih bagus. Durasi paling lama latihan itu 1 jam minimal. Itu kami ada 8 jurus. 20 sampai 30 orang boleh saja asal tempatnya luas. Jurus chen she ini berasal dari China alirhan utang dari pegununangan China. Jadi, dauhulu ada seorang maha guru di pegunungan yang menurunkan ilmumnya untuk manusia agar memiliki kesehatan yang alami,” terangnya.
Alex Pemain lainnya yang ikut tampil di saat yang sama, mengatakan, dengan gerakan ini pihaknya dapat mengajak seluruh Masyarakat di Kepri untuk ikut dalam pola hidup sehat dengan cara berolaraga thai chi. Kata dia, mereka membuka peluang bagi semua kalangan untuk mengikuti olaraga yang bertujuan untuk menyehatkan tubuh.
“Lebih ke kesehatan. Melalui gerakan ini, kami mau mengajak masyarakat untuk bisa mengikuti olaraga. Jadi tak hanya jiwa raga secara jasmani saja yang sehat, melainkan rohani juga ikut sehat. Ini Chen style yang mengeluarkan 5 aliran. Yayasan kita ini Sudah empat tahun. Dengan olaraga thai chi chigong ini agar tidak terjadi sakit. Itu untuk mengurangi sakit seperti asam urat, diabetes, dan lain-lain. kami sering hadir di Harbour Bay, disana kami main juga. Kami mengajak masyarakat untuk ikut. Itu free dan tak ada kena cas sama sekali,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Hertinus Chung juga menuturkan hal senada. Dia berharap, kehadiran mereka dengan tujuan untuk mengajak masyarakat Kepri untuk hidup sehat dengan olaraga thai chi dapat diterima oleh banyak masyarakat.
“Menguatkan daya tahan tubuh. Olaraga kami ini untuk semua organ tubuh. Yaitu mencakup gerakan tadi. Olaraga kami ini disebut juga olaraga panjang umur. Karena kan organ tubuh kami terjaga. Ini terbuka untuk semua kalangan. Harapan kami Kedepannya dalam tujuan kami, mengajak masyarakat untuk sadar berolaraga. Karena olaraga itu penting. Karena badan atau tubuh yang sehat itu nggak bisa dibeli. Kita bisa melatih organ tubuh kita. Berharap masyarakat Kepri bisa hidup sehat tanpa tergantung obat,” ucap Hertinus saat diwawancarai oleh Bataminfo.co.id.









