Bataminfo.co.id ,Batam -Jaringan kejahatan internasional love scamming di Batam disinyalir dibantu oleh salah seorang pengusaha di Batam . Bahkan, praktik love scamming tersebut juga disediakan di hotel pengusaha milik pengusaha itu , pengusaha ini juga di duga bertindak sebagai sponsor atas kedatangan WNA China yang di tangkap oleh Polda Kepri .
Informasi yang didapatkan, praktik love scamming itu dilakukan di hotel milik pengusaha di kawasan Nagoya, Lubuk Baja. Pengusaha menyediakan lokasi khusus di hotel milik nya itu
“Memang setiap akhir pekan, di lantai IV itu disediakan khusus buat mereka. Semuanya orang Tiongkok,” ujar salah satu sumber tersebut.
Pada akhir pekan, mereka yang bekerja di sana bisa mendapatkan uang tip mencapai jutaan rupiah dari warga Tiongkok tersebut.
“Mereka selalu ngasih tip. Sudah hampir 2 bulanan ini mereka ke hotel,” katanya.
Selain hotel ini, aksi love scamming tersebut dilakukan Ruko Komplek Sakura Permai, dan di Hotel Musik, Batu Ampar.
Pantauan di Ruko Komplek Sakura Permai, polisi menyegelnya. Di depan ruko berlantai IV tersebut terpasang plank bertuliskan PT Mitra Usaha Property.
Sementara di samping ruko berjarak 30 meter beroperasi Hotel Musik. Namun, saat ini tak ada aktivitas terlihat di sekitar lokasi.
“Itu kosan elit. Saya sering lihat orang Thionghoa, bahkan pernah nginap disini,” ujar resepsionis Hotel Musik.
Wanita ini menjelaskan segala keperluan dan kebutuhan pelaku love scamming itu diurus dan ditanggung oleh pengurus ruko tersebut.
“Sudah 2 bulan ini saya lihat mereka di kosan itu. Beberapa kali, mereka mesan grab dari depan hotel, mau ke mall,” katanya.
Resepsionis ini juga mengaku tidak mengetahui penyebab pasti ruko tersebut disegel polisi. “Saya tidak tau apa masalahnya,” tutupnya.











