Peminat SMK Melonjak, Disdik Kepri Lakukan Upaya Antisipasi Gencarnya PPDB 2023 Tingkat SLTA di Batam

Avatar photo
Ket Foto: Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung saat diwawancarai oleh sejumlah awak media | Selasa, (04/07/23) | dok.Non/BI

Bataminfo.co.id, Batam – Pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di kota Batam tahun 2023 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri terus mengusahakan terkait pemerataan penyaluran terhadap para Calon Siswa (Casis) yang mendaftar.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, Andi Agung bahwa adapun beberapa upaya yang dilakukan oleh pihaknya yaitu; dengan cara menyediakan ruang kelas baru serta menambah jumlah daya dukung guru.

Kata Andi dalam kesempatan tersebut, jumlah peminat yang ingin bersekolah di SMK malah melonjak dan kini menjadi perhatian bagi Pemprov Kepri agar dapat meningkatkan sarana prasarana. Diketahui, SMK di Batam dengan pendaftar terbanyak diantaranya; SMK Negeri 1 Batam, SMK Negeri 5 Batam dan SMK Negeri 7 Batam.

“PPDB di Kota Batam untuk tahun ini rata-rata banyak yang mendaftar di SMK, bahkan ada satu SMK yang jumlah pendaftarnya itu mencapai 2.000 orang/pendaftar. SMK lebih dari kapasitas, tapi alhamdulilah bisa ditampung,” ujar Andi kepada awak media pada Selasa, (04/07/2023).

Andi menyebut, pihaknya sementara ini menghimbau atauapun mengarahkan para Orangtua Wali agar mendaftar Anak-anaknya ke SMA Negeri 26 jika sekolah yang ditargetkan ternyata sudah dipadati pendaftar.

Kata dia, kapasitas untuk menampung para siswa saat ini di SMAN 26 masih tersisa ratusan kursi. Sehingga, Andi menawarkan para Orangtua wali agar mendaftar di SMAN 26 demi tak menyulitkan siswa ketika belajar di kelas nantinya. Pihaknya juga menyarankan para orangtua agar mendaftarkan anak mereka ke sekolah yang masih memadai kapasitasnya.

“Ini sudah kelebihan (SMAN 3 Batam). Tetapi masih banyak masyarakat yang mendaftarkan anaknya padahal di SMAN 26 Batam masih tersisa sekitar 200 kursi kosong dan siap menampung peserta didik baru. Kasihan juga nanti kalau di SMAN 3 jumlah siswanya sampai 50 orang dalam satu kelas. SMA 3 itu memang udah full,” ucap Andi.

Andi berharap, upaya pemerataan yang kini tengah dilakukan oleh pihaknya dapat dipahami dengan baik oleh para orangtua calon siswa di kota Batam. Hal itu disampaikan dia saat menghadiri acara sambang media bersama Gubernur Kepri yang bertemakan; Peran Pers dalam Mengawal Pembangunan dan Menjaga Kondusifitas Daerah, yang digelar di Bintang Kopi Batam Kota, kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (Non/BI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *