Hari Gini Belum Nyobain Durian Musang King? Yuk Mampir Sekalian Icip Durian Black ton Malaysia Disini

Avatar photo
Fotnon/bi

Bataminfo.co.id, Batam – Kabar gembira bagi para penyuka buah durian, kini telah hadir Outlet Durian di Nagoya Tamrin, Lubuk Baja, kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Buah durian berukuran besar dari berbagai jenis tampak berjejer rapi di Outlet yang berada di pusat destinasi itu. Diketahui, warung durian tersebut dibuka sejak November 2022 lalu dengan mendatangkan durian berkualitas dari Malaysia.

Hal ini dikatakan oleh Mona, pengelola kios durian tersebut. Kata dia, harga durian pun berbeda. Meski begitu, pemilik outlet durian tersebut mengatakan, buah durian yang mereka jual selalu ludes setiap harinya.

“Kalau duren ada musang king, blackton, udang merah. Ada juga king of king tapi itu nggak selalu ada. Yang tiap hari ada itu musang king. Kalo musang king ini datangknya dari Pahang – Malaysia. Kita Pertama buka itu bulan 11 tahun 2022. Ini biasa dalam waktu dua hari aja udah habis dibeli. Penjualan musang king paling banyak. Terkadang sampe jam 8 malam tuh udah habis. Banyak yang serbu,” kata dia kepada Bataminfo.co.id, Rabu (14/06/2023).

Mona mengatakan, selain durian jenis musang king, jenis lainnya yang juga diserbu pembeli adalah black ton meski harganya di atas dari musang king.

“Black ton agak susah dapatnya. Dia lebih mahal di atas musang king. Perbandingan harga 60 atau 70 persen black ton dengan musang king. Ini biasa dalam waktu dua hari aja udah habis. Perbedaannya; kalau black ton manis. Isinya warna orens. Kalo musang king kuning. Dan itu beda rasanya,” ucapnya.

Masih kata dia, setiap harinya durian yang masuk hingga puluhan kilo gram dengan ukuran yang bervariasi per dusnya. Harga relatifnya juga 200 an ribu rupiah per kilo.

“Yang masuk setiap hari itu per dus isinya 20 an kilo. Rata-rata sekitaran 25 kilo an.
Dalam satu dus itu mix (campur) besar dan kecil. Harga relatifnya tergantung dari sananya. Saat turun itu 218 ribu. Kalo naik jadi 288 ribu. Jadi Kalo di sana turun kita ikut turun. Kalo naik yah kita ikut naik. Tapi memang selalu habis,” tuturnya. (Non/BI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *