Bataminfo.co.id, Batam – Ketua Komisi Keadilan Perdamaian Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Kepulauan Riau (Kepri), Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus menggesah Polisi untuk terus mencari satu lagi pelaku pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) tujuan Kamboja yang belum tertangkap.
Sebagaimana diketahui, ada dua pelaku yang telah diamankan oleh Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri pada beberapa waktu lalu, namun satu lagi masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Menurut Romo Paschal, kasus tindak pidana tersebut termasuk dalam jaringan internasional. Terlebih, modus kali ini, pelaku merekrut para korban dan membiayai keberangkatannya hingga ke Kamboja. Romo bahkan menilai aktifitas judi online pun sudah mengglobal dan harus diberantaskan segera.
“Kita dukung polisi untuk mencari hingga dapat 1 DPO itu. Dan dalam pengembangan biasanya tidak hanya beberapa saja kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Selalu melibatkan banyak pihak. Judi online ini kan juga punya jejaring internasional. Harus memang kita kejar sampai manapun,” tegas Romo Paschal. Rabu, (31/8/2022).
Dia juga menduga, pelaku tak hanya dua atau tiga orang melainkan masih banyak lagi karena diduga mereka terorganisir dalam melakukan kejahatan tersebut. Sehingga dalam wawancara eksklusif Bataminfo.co.id dengan Romo Paschal, dirinya menegaskan agar Polri dengan tegas dan bijak untuk menuntaskan aksi kejahatan ini.
“Pasti masih banyak pelaku dan korban. Tidak mungkin sendiri. Ini pasti ada otak pelakunya. Karna itu, kita mendukung kerja polisi untuk menuntaskan kejahatan ini. Sikat habis! Sampai ke jejaringnya,” tandasnya. (Non/BI)









