Sudah Vaksin Tapi Masih Terpapar Corona, ini Penjelasannya

Avatar photo

Bataminfo.co.di, Batam – Serbuan Vaksinasi Massal telah masif dilakukan sejak 13 Januari 2021 lalu, tetapi terdapat beberapa temuan kasus dimana orang yang telah vaksin dinyatakan positif corona.

Hal ini tentunya menjadi polemik dan simpang siur ditengah susahnya keadaan masyarakat sebab pandemi yang masih berlangsung saat ini. Bahkan, tidak sedikit masyarakat yang meragukan kinerja vaksin yang ada.

Dokter spesialis penyakit dalam RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, Dwinita Vivianti, menjelaskan potensi terpapar Covid-19 bagi penerima vaksin sangat memungkinkan, mengingat virus corona terus bermutasi menyesuaikan keadaan tempat tertentu.

“Virus Corona telah di temukan bermutasi, seperti yang di temukan baru-baru ini ada varian Delta, Gamma dan jenis baru lainya, mutasi ini menyebabkan kinerja vaksin yang ada belum bisa maksimal melawan mutasi terbaru ini,” ucap Vivi dalam Webinar Bincang Covid-19 yang dilaksanakan oleh Madin TV, Minggu (25/7/2021).

Dalam Webinar tersebut, Vivi menjabarkan khasiat sinovac yang beredar saat ini, walau efektifitasnya tidak sampai menghindarkan corona jenis baru tetapi setidaknya mengurangi dampak virus tersebut.

“Efikasi dari sinovac 63%, sehingga memungkinkan sekali terkena mutasi corona baru seperti Delta dan Gamma, tetapi nantinya tidak memperparah pengidap corona karena telah terbentuk antybody oleh sinovac,” ucapnya.

Di samping itu dirinya menghimbau agar masyarakat tidak termakan oleh berita hoax yang bermunculan di media sosial, dan menyarankan bertanya langsung pada ahlinya.

“Kita harus bertanya kepada yang lebih paham seperti yang dilakukan dalam seminar ini agar menghindari hoax terkait polemik yang ada”, tutup Dokter Vivi menjawab salah satu pertanyaan peserta. (Bora)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *