Bataminfo.co.id, Batam – Menjelang pemberlakuan larangan mudik baik antar Provinsi dan antar pulau menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H. Lonjakan arus mudik menggunakan jasa angkutan laut di Pelabuhan domestik Sekupang naik sekitar 30 persen.
Lonjakan penumpang pengguna moda transportasi laut itu terjadi sejak tanggal 1 hingga 5 Mei 2021. Tercatat 8.230 orang meninggalkan Kota Batam melalui pelabuhan Domestik Sekupang.
Kepala Pengelola Pelabuhan Domestik Sekupang, Sohirnadi menuturkan lonjakan penumpang itu terjadi karena sudah mendekati momen hari raya Idul Fitri. Mereka mengambil kesempatan untuk pulang kampung sebelum berlakunya larangan mudik.
“Sampai hari ini, warga batam yang sudah meninggalkan Batam untuk mudik, sebanyak 8.230 orang. Catatan ini sudah terakomodir dengan sistem di Syahbandar,” ujar Sohirnadi saat ditemui awak media Bataminfo.co.id, di Pelabuhan Sekupang, Rabu (5/5/2021) siang.
Ia menerangkan, meski terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang. Pihaknya tetap mengimbau masyarakat pengguna jasa angkutan laut agar mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Pagi-pagi kita sudah memberikan imbauan kepada calon penumpang, selalu gunakan masker bawa selalu hand sanitizer dan jaga jarak. Apalagi sekarang Batam kembali menjadi Zona Merah,” pungkasnya. (pai)











