Bataminfo.co.id ,Batam – Identitas korban pria yang tewas setelah terjatuh dari lantai 4 Food Market Thamrin City akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Yofi Dwi Permana, seorang karyawan PT Hong Yuan, pria kelahiran Dabo Singkep, 4 Mei 1998.
Yofi beralamat di Jl. Hang Kasturi RT 002/RW 003, Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga.
Ia ditemukan tewas di lokasi kejadian pada Minggu (14/9/2025) subuh sekitar pukul 05.30 WIB.Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Rangga Primazada, melalui Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto, Senin (15/9/2025) pagi menjelaskan kronologi penemuan jasad Yofi berdasarkan keterangan para saksi di lokasi.
Menurut Noval, saksi pertama adalah seorang karyawan Food Market Thamrin City yang juga berasal dari Lingga.
Saat baru tiba di tempat kerja dan melakukan absensi sidik jari, ia melihat sesuatu yang mencurigakan dari kejauhan berupa kaki manusia.
Rasa penasaran mendorongnya untuk mendekat. Begitu sampai di lokasi, ia terkejut mendapati bahwa itu adalah seorang pria dalam posisi telentang dan tidak bergerak.
Awalnya, ia mengira pria tersebut hanya dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi alkohol.
Saksi tersebut kemudian segera melaporkan temuannya kepada petugas keamanan (security) yang sedang bertugas malam itu.
Setelah menerima laporan, dua orang sekuriti langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi pria tersebut.
Saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak merespons. Sekuriti mencoba mengecek pernapasan korban dengan menempelkan jari di dekat hidungnya, namun tidak merasakan adanya hembusan napas.
Merasa ragu dan khawatir, keduanya kemudian menghubungi Kapten Security Food Market Thamrin City.
Setelah menerima laporan, Kapten Security memerintahkan agar kasus ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, aparat Polsek Lubuk Baja tiba di lokasi dan melakukan pengamanan tempat kejadian perkara.
Tim INAFIS Polresta Barelang kemudian diterjunkan untuk melakukan olah TKP.
Polisi mengamankan area, mendokumentasikan kondisi korban, serta mencari barang-barang pribadi milik korban yang mungkin bisa menjadi petunjuk.
Usai pemeriksaan awal, jasad Yofi langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani proses otopsi.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi sedang mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk karyawan dan petugas keamanan yang pertama kali menemukan korban,” ujar Iptu Noval.
Pihak kepolisian juga tengah menelusuri apakah ada indikasi lain di balik kematian Yofi.
Beberapa kemungkinan yang sedang didalami antara lain kecelakaan akibat terpeleset, dugaan bunuh diri, maupun adanya unsur tindak pidana.
Polisi masih menunggu hasil otopsi medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Hingga berita ini diturunkan, suasana duka menyelimuti keluarga korban di Lingga setelah menerima kabar tragis tersebut.
Pihak keluarga dikabarkan sudah dihubungi oleh kepolisian untuk proses pemulangan jenazah setelah pemeriksaan selesai.











