Sidang Pembacaan 4 Terdakwa Judi Online Batal di Gelar, PH Terdakwa: Kami Kecewa

Bataminfo.co.id, Batam – Kekecewaan tampak terlihat dari raut wajah Penasehat Hukum 4 Terdakwa Kasus Perjudian Online kala Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menunda persidangan yang beragendakan pembacaan putusan (Vonis) di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (21/5/2024).

Kekecewaan dari Penasehat Hukum (PH) para terdakwa bukan tanpa alasan. Pasalnya, sidang dengan agenda pembacaan putusan itu mendadak di tunda oleh Majelis Hakim yang di Ketuai Tiwik didampingi dua orang Hakim Anggota lainnya.

Penundaan sidang itu lakukan Majelis Hakim, terang Hakim Tiwik, lantaran materi putusan belum selesai di ketik.

“Materi putusan belum rampung diketik. Oleh karenanya, sidang kita tunda hingga pekan depan (21/5/2024) dengan agenda pembacaan putusan,” kata Hakim Tiwik sembari mengetuk palu menutup persidangan.

BACA JUGA:   Kontener Berisi Harley Davidson Di Duga Milik Pengusaha Berinisial E dan A

Sementara itu, Penasehat Hukum (PH) para terdakwa, Ade Darmawan mengatakan bahwa sebenarnya majelis hakim bisa saja memutus perkara ini secara lisan sambil menunggu materi putusan yang sedang diketik itu selesai.

“Kami merasa kecewa sekali, sebab persidangan yang dijadwalkan sedari pagi tiba-tiba ditunda. Padahal, kami sudah menunggu lama,” kata Penasehat Hukum (PH) para terdakwa, Ade Darmawan saat ditemui usai persidangan.

Penundaan sidang itu, kata Ade, sah-sah saja dilakukan. Sebab, itu merupakan haknya majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut.

BACA JUGA:   Pelaku Rudapaksa Ditangkap Polsek Bengkong

Dalam perkara ini, lanjut dia, 4 orang terdakwa yang akan di vonis yakni, terdakwa Deddy Riswanto, Luis, Santoso, dan Tan Roland Rustan.

Namun, kata dia lagi, sidang itu terpaksa ditunda karena hakim menyatakan materi putusan belum selesai di ketik.

“Kecewa ya tetap kecewa. Tapi, kembali kepada majelis karena alasannya tadi sangat masuk akal karena belum diketik. Karena itu sifatnya administrasi,” ujar Ade.

Ketika disinggung terkait putusan yang akan dijatuhkan kepada kliennya, Ade pun berharap agar majelis hakim menjatuhkan hukuman sesuai dengan keinginan pihaknya yang telah di sampaikan pada saat pembacaan Nota Pembelaan (Pledoi) beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:   Bea Cukai Batam Di Praperadilan Oleh AN Tersangka Penyelundup Mikol

Karena menurut dia (Ade-red), Situs SBOTOP ini masih beroperasi dan pelaku utama masih belum ditangkap. Apalagi para pemilik rekening ini tidak pernah dihadirkan dalam persidangan.

“Saya yakin sekali, Nanti pada saat pembacaan putusan Hakim akan objektif dalam melihat perkara ini. Kita minta putusan bebas kalau bisa. Semoga bisa terlaksana dan hakim memakai hati nuraninya dalam mengambil keputusan ini,” tutupnya.(Rama)