Seorang Wanita di Batam Babak Belur Usai di Tabrak Oleh Mantan Pacarnya, Polisi : Kami Sudah Terima Laporannya

Bataminfo.co.id, Batam – Seorang perempuan inisial RCL (30 tahun) di Batam menjadi korban penganiayaan oleh mantan pacarnya berinisial E hingga bagian tubuh nya mengalami luka dan memar usai ditabrak oleh mantan pacarnya menggunakan sepeda motor di halaman parkir salah satu homestay di Lubuk Baja, Kota Batam, pada (14/05/2024) lalu sekira pukul 04.00 Wib.

“Iya bagian tangan, lutut, dan paha saya luka-luka dan memar karena dengan sengaja mantan pacar menabrakan motornya ke badan saya,” ujar RCL (korban) kepada bataminfo.co.id saat dikonfirmasi, Minggu (19/05/2024).

Ia menjelaskan, kejadian penganiayaan itu berawal pada hari Selasa tanggal 14 Mei 2024 sekira pukul 04.00 wib saat korban sedang tidur, secara tiba-tiba mantan pacar korban (E) datang dan langsung masuk kamar korban sehingga korban marah dan terjadi cekcok mulut. Saat cekcok mulut, korban langsung pergi keluar dan E langsung menyusul korban sampai diparkiran tempat tinggal korban, sekira pukul 04.00 wib.

BACA JUGA:   Tarian Khas NTT Meriahkan Grand Final Turnamen PK NTT Cup 2023

Setiba diparkiran, korban dan mantan pacarnya Kembali cekcok mulut karena korban meminta uangnya dan sepeda motor milik korban yang selama ini dipakai oleh mantan pacarnya itu.

“Dia (mantan pacar) datang tidak pakai motor saya yang dia pinjam, karena itu saya mencoba untuk ingin meminta kunci motor yang dia bawa sebagai jaminan sebelum motor dan uang saya yang dia pinjam kembali ke saya. Dan tiba-tiba dia marah dan menabrakkan motor yang dia pakai ke badan saya, dan dia langsung kabur,” kata RCL.

BACA JUGA:   Mega Mall Tutup, Pusat Perbelanjaan Lain di Batam Menyusul?

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka dan memar di bagian tubuhnya serta mengalami trauma, sehingga korban sempat mendapatkan perawatan medis atas kejadian itu.

“Setelah saya berobat ke rumah sakit, saya langsung buat laporan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Baja atas insiden tersebut,” ucapnya.

BACA JUGA:   550 WBP Rutan Kelas IIA Batam Menerima Vaksinasi Booster

Ia juga berharap, pihak kepolisian dapat menangkap pelaku atas perbuatannya yang merugikan serta membahayakan nyawanya.

“Saya berharap pelaku dapat ditangkap dan dihukum sesuai undang-undang yang berlaku,” harap RCL.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Jonathan Reinhard Pakpahan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh korban ke Mapolsek Lubuk Baja.

“Laporan sudah kami terima, saat ini kami melakukan rangkaian penyelidikan guna mengungkap pelaku,” ujarnya.