Aktivitas “Kencing di Laut”Kapal di Karimun Marak, Raup Milliaran Rupiah Perbulan

Keterangan foto: Kapal bongkar minyak solar di Kabupaten Karimun, Dok : Tim

Bataminfo.co.id, Karimun – Kabupaten Karimun salah satu bagian dari Negara Republik Indonesia yang langsung berdekatan dengan negara tetangga seperti Singapore dan Malaysia dan wilayahnya di lintasi kapal-kapal berukuran besar sehingga wajar saja bisnis minyak kapal menjadi potensi yang paling menguntungkan untuk meraup uang hingga miliar rupiah.

Apalagi Kabupaten ini dilintasi oleh selat Malaka yang merupakan selat tersibuk di dunia, banyak kapal – kapal besar melintas di selat ini.

Kabupaten Karimun memiliki banyak gugusan – gugusan pulau – pulau dari yang besar hingga yang kecil wilayahnya yang hampir sebagian lautan juga menjadi target operasi penting mafia minyak ini melancarkan aksinya secara diam – diam demi meraup keuntungan besar

BACA JUGA:   Sekda Karimun Buka Bersama Jamaah Masjid At-Taqwa dan Salat Tarawih di Masjid Ibadurrahman

Dalam sebuah wawancara bersama warga dari Kabupaten Karimun ini menjelaskan jika aktivis bongkar muat kapal minyak berjenis solar sering terjadi di daerah mereka aksi ini di lakukan secara diam – diam hingga aparat keamanan tidak dapat mendeteksi aktivitas mereka.

Menurut keterangan salah satu masyarakat di Kabupaten Karimun aktivitas ilegal ini sering terjadi di sana apa lagi daerah atau Kabupaten Karimun ini sering di lintasi kapal-kapal Besar bahkan berbatasan langsung dengan negara Singapore menjadikan aksi mereka untuk meraup keuntungan hingga miliar rupiah tidak Sulit untuk didapatkan.

BACA JUGA:   Sambut Puasa, Bupati Karimun Gelar Wirid Bulanan dan Kenduri Arwah di Rumah Dinas

“Mafia-mafia ini bergerak dengan rapi untuk menjalankan aksi mereka, mereka bekerja sama dengan pemilik kapal-kapal besar seperti tangker, tag boat, pukat sotong dan lain-lain,” ungkap Wahyu selaku Warga Karimun yang juga aktivis Provinsi Kepulauan Riau.

Selain itu menurut keterangan lain dari masyarakat di Kecamatan buru menjelaskan dengan detail bahwa aktivitas bongkar muat minyak Kapal berjenis BBM Solar makin marak terjadi di daerahnya.

“Mereka mengambil kelebihan minyak dari kapal- kapal tersebut lalu menjualnya kembali, dengan harga yang lebih rendah di banding dengan harga BBM bersubsidi yang di jual oleh pemerintah kepada kapal-kapal yang memang seharusnya mengambil jatah itu kepada pemerintah,”ungkap Salah satu masyarakat di Kecamatan Buru Kabupaten Karimun pada Minggu (21/04.

BACA JUGA:   Polres Karimun Polda Kepri Gelar Latihan Pra OPS ketupat Seligi 2022

Mafia mafia ini meraup banyak keuntungan dari pekerjaan mereka tersebut, di taksir kerugian negara dari pekerjaan mafia tersebut lebih kurang miliaran rupiah setiap bulannya, di Kabupaten Karimun Sendiri terdapat satu pulau yang menyimpan hampir miliaran rupiah dengan stok minyak ratusan ton, pulau yang di maksud adalah Pulau Lumut Kabupaten Karimun .

“ditaksir Kerugian negara atas aktivis mereka hingga miliar rupiah tiap bulannya, kami juga meminta agar APH Turun langsung ke lokasi agar hal-hal semacam ini tidak terus terjadi,” jelasnya kembali (Budi)