Viral, Aksi Ambulans Udara Korpolairud Evakuasi Korban Kecelakaan Bus Rosalia

Bataminfo.co.id-Jakarta -Ambulans udara milik Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), tanggap mengevakuasi para korban kecelakaan maut bus Rosalia Indah, di Kilometer 370 Tol Semarang-Batang, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada hari kedua Idulfitri 1445 Hijriah atau Kamis 11 April 2024.

Aksi cergas para awak helikopter dan petugas medis ketika mengevakuasi korban terekam dalam video singkat yang kemudian viral usai diunggah di media sosial.

Pada rekaman video itu, terlihat ambulans udara Korpolairud mendarat di tengah jalan tol yang telah disterilkan dari kendaraan yang melintas.

Seusai mendarat, nampak sekitar enam orang awak helikopter dan petugas medis turun dengan peralatannya. Sejurus kemudian mereka mengevakuasi para korban kecelakaan.

Berdasarkan data dari Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, sebanyak tujuh orang meninggal dunia dan 15 orang luka-luka akibat kecelakan itu. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Islam Weleri Kendal, Jawa Tengah.

BACA JUGA:   Minum Alkohol Sanksi Penjara Dua Tahun dan Denda Rp 50 Juta

Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Mohammad Yassin Kosasih mengatakan, merespon perintah dari Kabaharkam, Korpolairud telah menyiapkan satu ambulans udara untuk mengantisipasi keadaan darurat atau kecelakaan dalam rangka mendukung Operasi Ketupat 2024.

“Ambulans udara segera tanggap begitu mendengar laporan untuk melakukan evakuasi terhadap kecelakaan bus Rosalia di lokasi. Para korban langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Yassin, Jumat 12 April 2024.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono menyampaikan, gerak cepat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas di Tol Semarang-Batang adalah langkah tepat yang dilakukan Polri.

“Sebab dalam kondisi darurat menolong korban merupakan hal yang utama karena berkaitan dengan nyawa seseorang,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Pada Tahapan Pilkada, Polri Bantu Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Aksi Helikopter Polisi Udara jenis Dauphin AS 365 N3/P 3101 yang telah dilengkapi dengan medical evacuation (medivac) kits itu pun menuai tanggapan dari netizen.

“Salut pak polisi dan tim medis, untuk yang ditinggalkan semoga diberi kesabaran dan korban mendapat tempat layak di surga,” tulis akun @spghtband, di dalam kolom komentar akun Instagram @kabarnegri.

“Kalau kayak gini kayak di negara maju ya. Trus kita juga tau fungsi pajak yang sebnernya, larinya ke mana, larinya ya ke masyarakat dan pengguna fasilitas itu sendiri,” komentar warganet lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Korpolairud menyiapkan satu unit ambulans udara untuk mendukung kegiatan Operasi Ketupat 2024 terkait pengamanan Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.

Ada enam area tol dan belasan rumah sakit yang bisa digunakan untuk pendaratan helikopter jika terjadi emergency untuk pertolongan darurat apabila ada pemudik yang sakit atau terjadi kecelakaan diantaranya:

BACA JUGA:   Awal Pekan, Rupiah Melemah ke Rp 14.605 per Dolar AS

1. Rest area KM 48 (Balaraja)

2. ⁠Rest area KM 57 (Karawang Timur)

3. ⁠Rest area KM 72 (Cikopo Cikampek)

4. ⁠Rest area KM 159 (Kertajati – Majalengka)

5. ⁠Rest area KM 248 (Nasmoco – Pejagan)

6. ⁠Rest area KM 414 (Kalikangkung – Semarang).

Berikut daftar rumah sakit di Jakarta:

RSPAD Gatot Subroto
RS Cipto Mangunkusumo
RS Pertamina Pusat
RS Siloam Kebon Jeruk
RSUD Cengkareng
RS Medistra
RS Polri dr. Raden Said Soekanto
RSUD Koja
RS Yarsi Cempaka Putih

Rumah sakit terdekat di jalur Pantura:

RSUD Karawang
RSUD Banyu Asih
RSUD Indramayu
RSUD Gunung Jati
RSUD Brebes
RSUD Kardinah
RSUD dr. M Ashari
RSUD Kratong Pekalongan
RSUD Batang