Tindak Kriminalitas, Operasi Bersama Digelar di Laut Indonesia

bataminfo.co.id ,nasional – Korps Kepolisian Perairan dan Udara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korpolairud Baharkam Polri) ikut ambil bagian dalam Operasi Bersama yang digelar oleh Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) dalam rangka penegakan hukum, di perairan Indonesia. Selain Korpolairud, sejumlah instansi lain juga tergabung dalam operasi yang bertujuan untuk menindak aksi kriminalitas atau pelanggaran hukum lainnya di laut.

Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol M Yassin Kosasih, hadir dalam upacara pembukaan Operasi Bersama yang dilaksanakan, di Dermaga Guspurla Koarmada III, Tawiri, Ambon, Maluku, Rabu 20 Maret 2024.

“Saya menghadiri upacara patroli bersama yang dipimpin oleh Kabakamla. Operasi bersama ini secara serentak digelar di seluruh lndonesia, yang dibagi dalam tiga zona, yaitu zona Barat, Tengah, dan Timur,” ujar Yassin.

BACA JUGA:   Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah Jatuh Pada 31 Juli 2020

Yassin menambahkan, Polair mengerahkan tiga kapal dalam operasi tersebut, yakni Kapal Patroli Cucakrawa, Kapal Patroli Bisma, dan Kapal Patroli Bharata.

“Lamanya operasi sekitar 100 hari. Sasaran operasi tindak kriminalitas di laut diantaranya, kasus BBM ilegal, penyelundupan benih lobster, dan lainnya,” ungkapnya.

Upacara pembukaan Operasi Bersama Tahun 2024, dipimpin langsung oleh Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) Laksamana Madya TNI Dr Irvansyah.

Dalam amanatnya, Irvansyah menyampaikan, kegiatan ini merupakan pagelaran patroli bersama ke tiga yang dilaksanakan di seluruh wilayah perairan Indonesia. Aparat penegak hukum di laut perlu melaksanakan patroli bersama yang dikendalikan oleh Bakamla RI.

BACA JUGA:   Jelang Hari Buruh Internasional, Menaker Minta Pekerja Patuhi Protkes

“Patroli bersama ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menjaga keamanan di wilayah perairan Indonesia. Dengan luasnya wilayah laut yang dimiliki oleh Indonesia, tentunya sulit apabila harus diemban oleh satu instansi. Harus ada kolaboratif antar-instansi di laut untuk menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia,” katanya.

Ia menekankan, dalam melaksanakan patroli bersama, personel gabungan diharapkan melakukan komunikasi dan kolaborasi yang baik antar-komando pusat serta komando di lapangan.

“Samakan persepsi dan pola bertindak antar-instansi di lapangan, utamakan keselamatan personel dalam pelaksanaan patroli bersama. Saya percaya dengan diadakannya kegiatan patroli bersama ini dapat memberikan rasa aman di wilayah perairan Indonesia,” tandasnya.

BACA JUGA:   Pandemi Virus Corona di Indonesia Diprediksi Berakhir Bulan Juni

Pada upacara pembukaan itu, dilakukan penandatanganan komitmen bersama, peninjauan aset patroli, dan penekanan tombol serta pemukulan gendang yang menandai dimulainya Operasi Bersama.

Hadir dalam upacara itu, Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, Asops Kasal, Pangdam XVI Pattimura, Pangkoarmada III, Sahli Deputi Polhukam Bappenas, Deputi Bidops dan Kesiapsiagaan Bakamla, Direktur Penanganan Pelanggaran PSDKP KKP, Direktur KPLP, Ditjen Hubla, Kemenhub, Danlantamal IX Ambon, Danguspurla Koarmada III, Danlanud Pattimura, Kabinda Maluku, Walikota Ambon, dan Dirut PT Pelindo Ambon.