Kebakaran lahan di Bintan, Asap Menutupi Jalan Lintas Barat

Bataminfo.co.id, Bintan – Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda Pandapotan, S.H bersama dengan Bhabinkamtibmas Aipda Guspa A berjibaku memadamkan api yang membakar lahan yang berada di tepi jalan lintas Barat yang tepatnya di Kampung Pulau Ladi desa Tembeling Kecamatan Teluk Bintan

Tampak di lokasi kebakaran nyala api yang terus membakar yang menimbulkan asap tebal hingga menutupi jalan lintas Barat sehingga asap menutupi pandangan pengendara yang melintasi jalan tersebut.

BACA JUGA:   Polisi Ungkap Mafia Tanah di Bintan, 19 Orang Ditetapkan Tersangka

Tak mau akan terjadi musibah lainnya, Bhabinkamtibmas Aida Guspa A mengambil inisiatif melakukan pengaturan jalan dan mengalihkan kendaraan untuk berbalik arah selama asap tebal menutupi jalan.

Tak hanya mengatur arus lalu lintas Bhabinkamtibmas juga berjibaku dengan masuk kedalam semak belukar memadamkan api agar tidak merembet atau meluasnya kebakaran lahan tersebut.

Tak lama kemudian Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Marganda P tiba di lokasi dan ikut juga memadamkan api dengan masuk ke dalam semak belukar dengan peralatan apa adanya.

BACA JUGA:   Lima Hari Berjuang Lawan Covid-19, Muhammad Hendri Sekwan Bintan Meninggal Dunia

“Ketika saya lewat saya melihat asap mengepul di udara dan kobaran api masih membakar lahan tersebut”, kata Kasat Reskrim, pada sabtu (24/02)

Melihat api masih berkobar Kasat Reskrim turut membantu memadamkan api dengan masuk kedalam semak belukar, tampak juga di lokasi tim pemadam kebakaran sudah di lokasi memadamkan dengan mobil pemadam kebakaran.

Setelah beberapa jam atau sekitar pukul 14.30 Wib api dapat dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran dari BPBD kabupaten Bintan dan kecamatan Toapaya.

BACA JUGA:   KSAL Resmikan Masjid Al Ihsan Komplek Koarmada I Tanjung Uban

Diperkirakan lahan yang terbakar sekitar 2 Ha dan satuan reskrim serta petugas pemadam mencari penyebab kebakaran lahan tersebut.

“Untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki”, tambah AKP Marganda.

“Jika kebakaran tersebut adanya kesengajaan atau kelalaian tentunya akan dapat dipidana dengan pasal 108 Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 dengan ancaman 10 tahun penjara”, tutupnya. (Budi)