Buka di Hari Lebaran, Pemain Gelper di Sky Villa Ribut Kalah Judi, Polisi Tegur Pengusaha Agar Tutup

Bataminfo.co.id,Batam – Keributan terjadi di depan Gedung New Sky Villa di Komplek Batama Blok C, Lubuk Baja, Sabtu (22/4) lalu sekitar pukul 21.00 WIB. Keributan itu berasal dari para pemain arena gelanggang permainan (gelper) Super Star 21.

Para pemain yang berjumlah puluhan orang terlihat memadati depan gedung. Mereka berteriak kepada pengelola gelper agar lokasi tersebut tetap dibuka. Sebab, mereka sudah menghabiskan banyak uang untuk berjudi.

BACA JUGA:   Batam Menuju Trend Positif Sembuh Covid-19

“Ngapain ditutup. Kami sudah kalah banyak, yang menang enaklah, ini uang habis banyak,” teriak Risma, salah seorang pemain.

Risma mengaku kesal dengan pengelola gelper. Ia mengatakan sudah bermain mesin ketangkasan tersebut sejak sore hari, namun pihak pengelola meminta ia meninggalkan lokasi.

Padahal ia sudah menghabiskan uang hingga belasan juta rupiah untuk bermain judi mesin ketangkasan tersebut.

“Katanya ada izin, dan buka terus walaupun Lebaran. Ini ngapain ditutup,” teriaknya lagi.

BACA JUGA:   Wabah Covid-19 Belum Usai, Masyarakat Jangan Bosan Terapkan Protokol Kesehatan

Diketahui, arena gelper di Gedung New Sky Villa tetap beroperasi saat Lebaran. Dalam arena ini melayani perjudian. Modusnya, para pemenang akan mendapatkan rokok, kemudian ditukarkan dengan uang di kasir.

“Kalau memang tutup, kembalikan uang kami. Kami masih mau main (judi),” kata Rimsa

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian mengatakan, pihaknya sudah mengecek dan mendatangi lokasi Gelper tersebut dan juga didapati tempat Gelper tersebut sudah tutup.

BACA JUGA:   Penggusuran Pasar Induk Jodoh, Seorang Pedagang Meninggal Dunia hingga Warga Teriaki Nama Gustian Riau

“Anggota kami sudah turun ke lokasi, dan kami sudah kasih teguran untuk Gelper itu dan kami suruh tutup,” ucap Kompol Yudi saat di konfirmasi awak media, pada Senin (24/04).

Sebelumnya, Polsek Lubukbaja sempat melakukan pengecekan ke arena gelper ini. Dari pemeriksaan, arena ini mengantongi izin dan mulai beroperasi pada (23/02) sesuai Surat Pernyataan Kesanggupan Pemgelolaan Lingkungan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).